Share

Kenapa Suntik Filler Lebih Digemari daripada Operasi Plastik

Wiwie Heriyani, MNC Portal · Kamis 01 September 2022 16:36 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 01 611 2658957 kenapa-suntik-filler-lebih-digemari-daripada-operasi-plastik-MEZ3dJGDcU.jpg Ilustrasi Suntik Filler. (Foto: Freepik)

SUNTIK filler merupakan upaya penyuntikan cairan hyaluronic acid yang merupakan bahan natural yang dimiliki oleh tubuh ke dalam lapisan kulit. Tujuannya, guna memberikan volume dan menghaluskan area hidung sampai mulut.

Filler sendiri, awalnya merupakan istilah bahan yang digunakan pada prosedur nonsurgical rhinoplasty. Suntik filler lebih populer karena dapat menjawab kebutuhan para pasien yang ingin memiliki wajah yang diinginkan, seperti orang-orang Asia yang biasanya ingin memiliki wajah yang lebih berdimensi.

Dokter Renny Rosalita, M.Kes.A3M dari Miracle Clinic Jakarta menyebut, prosedur suntik filler jauh lebih populer di kalangan selebriti dunia karena prosedurnya yang tanpa rasa sakit berkepanjangan, tanpa downtime, instan dan natural, serta dapat langsung melihat hasilnya langsung setelah perawatan.

Suntik Filler

“Terus kemudian dari segi hasilnya. Dari segi hasil, filler atau treatment-treatment sigma code kita bisa berkomunikasi, oh wajahmu seperti ini, kita lakukan ini. Tapi kalau operasi nggak. Dan mengoperasi satu wajah selain costnya lebih tinggi, tingkat resikonya pun jauh lebih tinggi,” jelasnya saat diwawancara MNC Portal Indonesia.

“Karena mulai dari struktur tulang, kelopak mata, bayangkan harus operasi mata, operasi tulang, kemudian harus operasi rahang ditambahin tulang, itu perlu cost dan perlu beberapa kali operasi,” imbuhnya.

Dengan kata lain, lanjut dokter Renny, bagi Anda yang ingin memiliki tampilan wajah yang lebih muda dengan mengoreksi bibir, hidung, rahang hingga kantung mata tanpa makan waktu dan minim resiko, filler bisa menjadi pilihan tepat.

Pasalnya, suntik filler sangat ideal untuk pria dan wanita yang sibuk mencari treatment yang nyaman, aman dan efektif untuk perawatan kulit.

Karena tidak melewati proses pembedahan, suntik filler dinilai lebih aman. Selain memperbaiki bentuk tubuh yang rusak atau cacat, operasi bedah plastik juga sering dilakukan untuk mengubah bagian tubuh supaya terlihat lebih menarik atau kebutuhan estetik.

Sedangkan filler sebenarnya adalah istilah untuk bahan yang digunakan pada prosedur nonsurgical rhinoplasty. Filler umumnya merupakan penyuntikan cairan hyaluronic acid yang merupakan bahan natural yang dimiliki oleh tubuh ke dalam lapisan kulit.

Adapun sejumlah perbedaan dari prosedur operasi plastik dengan suntik filler. Menurutnya, selain memakan waktu, proses pemulihan operasi plastik jauh lebih lama dan berisiko daripada suntik filler.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini