Share

Ragu Beralih dari Skincare Chemical ke Natural? Ini Saran Dokter Estetika

Muhammad Sukardi, Okezone · Kamis 08 September 2022 16:31 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 08 611 2663562 ragu-beralih-dari-skincare-chemical-ke-natural-ini-saran-dokter-estetika-5ukyleIm1Z.jpeg Skincare natural makin digandrungi (Foto Ilustrasi: Timesofindia)

TAK bisa dipungkiri, banyak orang nyaman dengan skincare chemical yang menjanjikan hasil instan dengan harga terjangkau. Sementara itu, produk kecantikan natural atau vegan kurang dilirik karena selain mahal, juga hasil membutuh waktu panjang untuk terlihat.

Dokter Estetika dan Anti Aging dr Olivia Ong pun tak bisa menampik bahwa masyarakat masih banyak yang mengandalkan skincare dengan chemical, dibandingkan produk yang natural. Namun ia cukup yakin bahwa dengan edukasi yang tepat, masyarakat akan semakin sadar pentingnya produk natural untuk kesehatan kulit.

dokter olivia

"Pada akhirnya skincare natural itu akan lebih menjanjikan, karena minim efek samping dan juga menyenangkan bagi kulit jika dipakai dalam jangka waktu panjang," terang dr Olivia Ong saat ditemui langsung di acara Grand Launching of Ayom Skincare di kawasan Jakarta Selatan, Kamis (8/9/2022).

Skincare vegan memang tidak menjanjikan hasil yang bisa dilihat segera setelah pemakaian, namun kata dr Olivia Ong, proses yang instan juga tidaklah lebih baik. "Ada baiknya kulit dijaga kealamiannya dengan benar, sampai akhirnya kulitnya sehat. Ini yang mestinya dipahami oleh masyarakat," tambahnya.

Di sisi lain, dr Olivia Ong menyarankan buat Anda yang saat ini mau beralih perawatan kulit wajah dari produk chemical ke natural agar tidak terburu-buru. Artinya, jangan juga Anda langsung mengganti semua produk dengan vegan.

"Itu tidak kami sarankan juga, karena bagaimana pun kulit perlu beradaptasi," kata Founder and Medical Director of Jakarta Aesthetic Clinic tersebut.

Jadi, yang bisa dilakukan adalah mulai dari hal dasar terlebih dulu. Misalnya mengubah cleanser dari yang awalnya produk chemical ke produk natural. Lalu, baru ke toner sampai ke sunscreen. Kalau basic-nya sudah bisa diubah, 'printilan' lainnya akan mengikuti.

"Jadi, harus perlahan. Satu satu. Coba dulu sabun cuci muka natural, diselipkan misalnya seminggu sekali dipakai. Nanti kulit akan terbiasa sampai akhirnya bisa lebih bijak untuk penggunaan skincare natural," tambah dr Olivia Ong.

Baca Juga: Wujudkan Indonesia Sehat 2025, Lifebuoy dan Halodoc Berkolaborasi Berikan Akses Layanan Kesehatan Gratis

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini