Share

Mengenal Istilah Parasocial Relationship, Kondisi yang Terjadi pada Fans K-Pop Idol

Talitha Nabila, Presma · Senin 12 September 2022 16:15 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 12 612 2665822 mengenal-istilah-parasocial-relationship-kondisi-yang-terjadi-pada-fans-k-pop-idol-1tSh3pzPkX.jpg Fans NCT (foto: istimewa Okezone)

PERTENGAHAN tahun ini, boyband asal Korea, NCT Dream datang ke Indonesia untuk mengadakan konser. Ratusan penggemarnya sudah menanti boyband yang terdiri dari pria-pria tampan dan manis itu.

Para fans bahkan rela menunggu di bandara semalaman, bahkan ada yang sudah menunggu sejak hari sebelumnya. Sebuah antusiasme yang luar biasa dari ditunjukkan seorang fans kepada grup idol mereka.

Namun Anda pernah berpikir, apa yang terjadi kepada para fans tersebut? Mengapa mereka bisa sefanatik itu terhadap sesuatu?

  konser idol Kpop

Dikutip dari dictionary.com, Senin (12/9/2022), kondisi ini disebut parasocial relationship. Parasocial Relationship atau hubungan parasosial merupakan sebuah hubungan yang dibayangkan oleh seseorang dengan orang lain yang sebenarnya tidak saling mengetahui satu sama lain. Biasanya hubungan ini terjadi antara penggemar dengan selebriti ataupun karakter fiksi.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan hal itu dapat terjadi. Yang pertama, karena sudah lama mengikuti karir sang idola semenjak awal sampai sekarang. Alasan kedua karena sering menonton film atau membaca cerita dengan karakter fiksi pujaan.

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

Seperti yang diketahui, hubungan parasosial ini sifatnya sepihak atau bertepuk sebelah tangan. Walaupun ada kejadian penggemar yang pada akhirnya berhasil benar-benar memiliki “hubungan” dengan sang idola, namun kemungkinannya sangat kecil. Terlebih lagi pada karakter fiksi yang wujudnya tak benar-benar ada di dunia.

Sebenarnya, strategi menjalin hubungan parasosial ini cukup menguntung bagi sang artis. Mereka akan mendapatkan penggemar yang loyal yang tidak perlu berpikir dua kali untuk menghabiskan uang pada karya atau produknya. Sedangkan dari sisi penggemar sendiri, mereka akan mendapat kebahagiaan emosional atas hubungan “halu” ini.

Di lain sisi, apabila hubungan parasosial ini melewati batas-batas yang ada, ia akan berubah menjadi sesuatu yang tidak sehat. Sang artis bisa saja diusik kehidupan pribadinya oleh orang-orang yang sudah “jatuh” terlalu dalam pada hubungan parasosial ini. Begitu pula sang penggemar yang dapat merasa kesulitan membedakan antara imajinasi dengan realita.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini