Share

Kenali 5 Minyak Alami Non-Comedogenic yang Tak Akan Sebabkan Wajah Berjerawat

Martin Bagya Kertiyasa, Okezone · Selasa 13 September 2022 17:34 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 13 611 2666635 kenali-5-minyak-alami-non-comedogenic-yang-tak-akan-sebabkan-wajah-berjerawat-U4b8stVA5j.jpg Ilustrasi Minyak Alami. (Foto: Shutterstock)

KANDUNGAN bahan-bahan alami memang lebih banyak dipilih pada produk skincare, pasalnya bahan-bahan alami ini dipercaya dapat merawat kulit tanpa efek samping. Bahkan, beberapa orang memilih menggunakan minyak alami untuk merawat kulit mereka.

Tapi, tidak semua minyak alami baik digunakan untuk kulit kita. Beberapa jenis minyak ada yang bersifat komedogenik atau bisa menyumbat pori, sehingga rentan menimbulkan jerawat.

Sebagai gantinya, kamu bisa memanfaatkan minyak non-comedogenic dalam perawatan kulit. Minyak ini dianggap bisa membantu menjaga kesehatan kulit tapi tidak berisiko menyumbat pori-pori kulit.

Dengan kata lain, manfaat minyak non-comedogenic adalah menyehatkan kulit sembari memastikannya tetap bisa bernapas, terhidrasi, dan terhindar dari jerawat. Lantas, apa saja jenis minyak non-komedogenik yang bermanfaat untuk kulit? Ketahui selengkapnya seperti dilansir dari KlikDokter.

Minyak Biji Anggur

Minyak biji anggur cukup umum sebagai salah satu skincare non-comedogenic. Minyak ini memiliki beberapa variasi warna sesuai jenis anggurnya. Kandungan minyak biji anggur tinggi antioksidan, asam linoleat, dan vitamin E.

Manfaat minyak biji anggur dianggap bisa membantu mengatasi jerawat, menghaluskan dan meningkatkan elastisitas kulit, meratakan warna kulit wajah, serta melindungi dari efek buruk sinar matahari.

Minyak Alami

Minyak Biji Bunga Matahari

Minyak ini memiliki beberapa senyawa yang baik untuk kulit, seperti asam oleat, vitamin E, sesamol, asam linoleat, dan beta-karoten. Jika digunakan pada kulit, minyak biji bunga matahari (sunflower seed oil) bisa melindungi kulit dari radikal bebas dan efek buruk sinar matahari.

Manfaat ini dari menggunakan minyak ini adalah membantu mencegah penuaan dini dan kerutan. Manfaat lain dari minyak biji bunga matahari adalah mempertahankan kelembapan kulit, antiinflamasi, hingga mempercepat penyembuhan luka.

Minyak Mimba (Neem)

Minyak neem telah banyak digunakan sebagai obat tradisional dan bahan skincare di beberapa negara. Kandungan minyak mimba antara lain asam lemak, limonoid, vitamin E, trigliserida, antioksidan, dan kalsium.

Untuk kecantikan dan perawatan kulit, potensi manfaat minyak mimba di antaranya:

- Merawat kulit kering dan keriput

- Merangsang produksi kolagen

- Mengurangi bekas jerawat

- Menyembuhkan luka

- Mengobati jerawat

Minyak Biji Rami (Hempseed)

Mengandung vitamin C dan E, asam lemak omega-6 dan omega-3, serta anti-aging, hempseed oil memiliki banyak manfaat untuk kulit. Menurut dr. Muhammad Iqbal Ramadhan, minyak biji rami bisa membantu mengatasi kulit kering, dan mengurangi risiko atau gejala dermatitis atopik.

โ€œBanyak penelitian yang menunjukkan minyak biji rami baik untuk kulit. Salah satunya atasi dermatitis atopik. Minyak ini kaya asam alfa linoleat (ALA), sehingga baik untuk kesehatan kulit dan bantu regenerasi kulit. Jadi, kulit bisa lebih sehat dan mulus,โ€ ujar dr. Iqbal.

Manfaat minyak biji rami untuk kulit lainnya yaitu:

- Melembapkan kulit

- Bantu menyeimbangkan minyak di kulit

- Menghidrasi

- Mengatur produksi minyak

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

Minyak Almond Manis

Minyak almond umumnya terdiri dari dua jenis, yaitu pahit dan manis. Jenis minyak almond manis diekstrak dari kacang almond manis. Minyak sweet almond telah umum digunakan untuk bahan skincare dan perawatan rambut. Hal ini berkat kandungan antioksidan dan asam lemaknya.

Umumnya, manfaat minyak almond manis untuk kulit antara lain merawat dan menenangkan kondisi kulit akibat jerawat, eksim, dan dermatitis.

Dokter Iqbal menyampaikan, penggunaan minyak non comedogenic untuk perawatan kulit hampir sama seperti skincare pada umumnya. Kamu bisa menggunakannya sebanyak 1-2 kali sehari sebagai pelembap, dan 2 kali jika digunakan sebagai oil cleanser. Tapi, pastikan kulit kamu cocok menggunakan skincare berbasis minyak dan tidak punya riwayat alergi bahan alami di atas.

Berikut tips yang perlu diperhatikan saat menggunakan minyak non-comedogenic:

- Sebelum menggunakan, oleskan minyak pada pergelangan tangan bagian dalam dan tunggu hingga 24 jam untuk melihat ada atau tidaknya reaksi alergi

- Berhenti menggunakan minyak jika muncul reaksi alergi, seperti gatal atau ruam

- Hindari menggunakannya di dalam atau dekat mata, kecuali memang produk tersebut aman untuk mata dan daerah sekitarnya

- Hindari mengonsumsi minyak mimba secara langsung, karena bisa timbul efek beracun

- Pilih minyak berkualitas tinggi dan tidak mengandung bahan tambahan

- Hindari penggunaan minyak kedaluwarsa ataupun yang telah berbau tengik

- Simpan minyak sesuai petunjuk penyimpanan

- Konsultasikan penggunaan minyak jika sedang hamil, menyusui, ataupun berencana hamil

Mulai sekarang, minyak non-comedogenic bisa jadi pilihan yang aman untuk perawatan kulit kamu. Namun, sebaiknya konsultasi dulu ke dokter spesialis kulit sebelum menggunakannya, ya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini