Share

4 Protokol Kerajaan Inggris yang Pernah Dilanggar Putri Diana, Nomor 1 Terjadi di Indonesia

Ajeng Wirachmi, Litbang Okezone · Selasa 13 September 2022 19:15 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 13 612 2666601 4-protokol-kerajaan-inggris-yang-pernah-dilanggar-putri-diana-nomor-1-terjadi-di-indonesia-iOXBU0OaSM.JPG Putri Diana, (Foto: Reuters/ Asharq Al- Awsat)

KERAJAAN Inggris Raya memiliki sederet protokol ketat, yang sudah dijalankan menjadi tradisi dari tahun ke tahun.

Aturan protokol ini harus dipatuhi oleh para anggota keluarga kerajaan, tak terkecuali Putri Diana yang saat itu adalah istri dari Pangeran (kini Raja) Charles.

Selama hidup sebagai putri kerajaan, Diana terkenal sebagai anggota keluarga kerajaan yang sangat nyentrik dan berani karena ada beberapa peraturan kerajaan yang ia langar.

Apa saja? Berikut paparan empat protokol Kerajaan Inggris Raya yang pernah dilanggar Putri Diana, sebagaimana dihimpun dari berbagai sumber, Senin (13/9/2022).

1. Berjabat tangan dengan pasien AIDS dan kusta: Saat kunjungannya ke Indonesia pada 1989, Diana tak segan berjabat tangan langsung dengan penderita kusta yang berada di rumah sakit Dr. Sitanala, Tangerang. Hal tersebut sontak menjadi sorotan, lantaran kusta merupakan penyakit kulit yang dianggap berbahaya. Selain itu, saat mengunjungi para pasien AIDS di Middlesex Hospital, London pada tahun 1987. Tanpa ragu, ibu Pangeran William dan Pangeran Harry tersebut menjabat tangan para penderita AIDS dengan tujuan ingin menggeser stigma negatif bahwa penyakit ini bisa menular hanya dengan berjabat tangan dengan pengidapnya. Selain enggan menggunakan sarung tangan, Diana juga tidak menggunakan topi khas bangsawan Inggris ketika kunjungannya “Kamu tidak bisa memeluk seorang anak, jika dengan topi,” kata Diana sebagaimana melansir People.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

2. Hilangkan kata ‘patuh’ dalam janji pernikahan: Dalam janji pernikahan di Kerajaan Inggris, mengucap janji sehidup semati dalam tali pernikahan, sudah menjadi tradisi turun temurun pengantin wanita harus mengatakan kata ‘patuh’ untuk berjanji mematuhi suaminya. Namun, saat Diana menikah dengan Pangeran Charles pada 1981, kata itu tidak ia ucapkan. Diketahui, Diana menghapus kata ‘patuh’ dan lebih memilih untuk berjanji akan mencintai, menghibur, menghormati, dan menjaganya di kala sakit serta sehat. Meskipun hal itu mendobrak atau bahkan melanggar tradisi Kerajaan Inggris. Kata-kata yang diucapkan Diana itu diambil dari Buku Doa Umum Anglikan tahun 1662.

3. Pakai baju hitam: Bagi keluarga Kerajaan, menggunakan pakaian hitam adalah hal yang tidak boleh dilakukan. Kecuali, ketika sedang ada dalam masa berkabung. Ratu Elizabeth II dan keluarga yang lain lebih memilih menggunakan pakaian dengan warna terang agar mudah dikenali. Namun, Putri Diana mengabaikan hal itu dan justru menggunakan gaun hitam untuk menghadiri sebuah acara penting. Mengutip Express, diam-diam Diana hadir dalam pesta di Royal Opera House, London, dengan gaun hitam yang sangat sensional. Pilihan outfit yang bikin terkejut tapi mendapat respon positif dari masyarakat dunia. Tak heran, ia menjadi ikon fesyen hingga saat ini.

4. Pilih model cincin dari katalog: Ketika resmi bertunangan dengan Pangeran Charles, Diana terlihat mengenakan cincin sapphire dan berlian berwarna biru yang sangat cantik (yang sekarang dimiliki sang menantu, Kate Middleton). Dalam tradisi Kerajaan, cincin pertunangan biasanya dibuat khusus dan eksklusif. Namun, tidak dengan Diana yang lebih memilih cincin pertunangan dari koleksi katalog perhiasan Garrard. Ia menentukan pilihannya, setelah melihat-lihat katalog koleksi rumah perhiasan tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini