Share

Alasan Kenapa Peti Mati Ratu Elizabeth II Dilapisi Timah, Karena Tidak Dikubur dalam Tanah

Rina Anggraeni, Okezone · Selasa 20 September 2022 08:42 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 20 612 2670958 alasan-kenapa-peti-mati-ratu-elizabeth-ii-dilapisi-timah-karena-tidak-dikubur-dalam-tanah-QOeWmXL0kt.jpg Peti Mati Ratu Elziabeth II (Foto: Reuters)

ALASAN kenapa peti mati Ratu Elizabeth II dilapisi timah menarik untuk diulas. Sebagai informasi Elizabeth II sudah dimakamkan pada 19 September 2022, di Kapel St George yang terletak di dalam Kastil Windsor, Inggris. Peti Mati bakal disimpan bersebelahan dengan peti ibu, ayah, dan suaminya.

Peti Mati Ratu Elizabeth

Dikutip dari IFLScience, tradisi pengguna peti mati yang berlapis timah ternyata telah berlangsung ratusan tahun lalu, artinya telah menjadi semacam tradisi keluarga kerajaan.

Anggota keluarga kerajaan dan bangsawan Inggris, disebut telah menggunakan peti mati yang dilapisi dengan timah selama setidaknya empat abad.

Alasan kenapa peti mati Ratu Elizabeth II dilapisi timah karena sudah aturan berabad-abad bagi Raja, Ratu, Pangeran, dan Putri telah ditempatkan di peti mati timah untuk menjaga tubuh mereka dengan lebih baik.

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

Tradisi ini, berasal dari masa ketika metode pengawetan modern belum tersedia. Karena proses pengawetan dengan menggunakan formaldehida untuk mengawetkan mayat baru ditemukan pada tahun 1869.

Penggunaan peti mati berlapis timah ini, bertujuan agar mayat tidak akan mengeluarkan bau selama proses pembusukan. Karena peti ini, kedap udara sehingga tidak akan ada udara yang masuk, dan tidak ada juga yang bisa dikeluarkan.

Peti mati berlapis timah tersebut, memperlambat dekomposisi tubuh dengan menjaga kelembaban dari peti mati. Timbal tidak membusuk dan tetap kedap udara.

Fakta menarik terungkap bahwa peti mati Ratu Elizabeth II dilapisi timah dan juga ornamen mewah lainnya. Bukan hanya mengikuti tradisi kerajaan, tapi ada alasan mengejutkan di balik melapisi timah di peti mati sang ratu.

Menurut laporan CTV News, praktik melapisi peti mati dengan timah sudah dilakukan pihak kerajaan Inggris ratusan tahun lalu. Ini karena peti mati tersebut harus disimpan di suatu tempat berdinding logam, bukan dikubur di tanah, sehingga membantu memperlambat proses pembusukan.

"Timah berfungsi mencegah masuknya uap air pada peti mati yang terbuat dari kayu ek tersebut. Dengan begitu, jasad yang ada di dalam peti bisa bertahan hingga 1 tahun lamanya," ungkap laporan laman tersebut.

(RIN)

 

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini