Share

Jalan Kaki 2 Ribu Langkah Sehari Bisa Kurangi Risiko Kematian Dini hingga 11% Loh

Martin Bagya Kertiyasa, Okezone · Rabu 21 September 2022 10:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 20 612 2671493 jalan-kaki-2-ribu-langkah-sehari-bisa-kurangi-risiko-kematian-dini-hingga-11-loh-NuCGPkS3RW.jpg Ilustrasi Jalan Kaki. (Foto: Shutterstock)

KITA memang harus berolahraga 150 menit dalam seminggu atau bisa 30 menit selama 5 hari. Tapi selain berolahraga, penting juga untuk bergerak setiap harinya. Nah, salah satu cara paling mudah dan murah adalah dengan berjalan kaki.

Menurut studi yang dilakukan oleh JAMA Neurology, berjalan bisa meningkatkan kesehatan termasuk mencegah penurunan kognitif dan penyakit terkait usia lainnya. Oleh karena itu, akan lebih baik jika setiap hari kita berjalan kaki.

Studi yang disiarkan Insider seperti dilansir dari Antara, pada 15 September lalu itu memperlihatkan berjalan 10.000 langkah sehari ideal untuk meningkatkan kesehatan, tetapi sedikitnya 3.800 langkah per hari memiliki manfaat, dan berjalan lebih cepat bahkan lebih baik untuk kesehatan otak.

Jalan Kaki

Para peneliti dari University of Sydney melihat data dari 78.430 orang dewasa yang sebagian besar berkulit putih di Inggris, berusia 40-70 tahun. Mereka lalu membandingkan jumlah langkah, kecepatan rata-rata, dan hasil kesehatan selama sekitar tujuh tahun masa tindak lanjut. Dengan 2.000 langkah peserta per hari, rata-rata, risiko kematian dini mereka 8-11 persen lebih rendah.

Tetapi, berjalan kaki 3.800 langkah sehari memiliki manfaat, khususnya untuk kesehatan otak, mengurangi risiko demensia hingga 25 persen, menurut data. Orang yang berjalan sekitar 9.800 langkah per hari memiliki risiko demensia 50 persen lebih rendah.

Kecepatan dan intensitas berjalan juga membuat perbedaan pada hasil kesehatan. Berjalan kaki yang lebih cepat menunjukkan manfaat yang lebih besar untuk kesehatan kognitif dan pencegahan penyakit seperti penyakit jantung dan kanker. Kecepatan optimal untuk berjalan kaki selama 30 menit adalah sekitar 112 langkah per menit.

Baca Juga: Wujudkan Indonesia Sehat 2025, Lifebuoy dan Halodoc Berkolaborasi Berikan Akses Layanan Kesehatan Gratis

Sebuah studi lain tahun ini menemukan berjalan cepat, lebih dari tiga mil per jam atau setara 1,6 km per jam, paling efektif untuk memperlambat tanda-tanda penuaan biologis. Selain itu, satu studi tahun 2019 memperlihatkan berjalan 4.400 langkah per hari tampaknya mengurangi risiko kematian dini.

Menurut Asosiasi Jantung Amerika, berjalan kaki sama efektifnya seperti berlari dalam hal pencegahan penyakit jantung dan stroke. Aktivitas ini membantu mencegah penyakit jantung dengan menurunkan tekanan darah dan kadar kolesterol serta memperlancar sirkulasi darah.

Berjalan kaki dengan cepat di pagi hari adalah olahraga terbaik bagi tubuh. Sekarang ini banyak orang memilih berjalan kaki di sore hari karena kesulitan mencari waktu berjalan kaki di pagi hari. Seperti dilansir Boldsky, udara segar pagi hari baik untuk paru-paru.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini