Share

Anak Tiba-Tiba Alami Gangguan Makan? Sekolah Bisa Jadi Penyebabnya

Martin Bagya Kertiyasa, Okezone · Kamis 22 September 2022 11:34 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 21 612 2672241 anak-tiba-tiba-alami-gangguan-makan-sekolah-bisa-jadi-penyebabnya-GAOzw6f1BG.jpg Ilustrasi Anak Sulit Makan. (Foto: Shutterstock)

SEJAK angka kasus Covid-19 di Indonesia mereda, sekolah tatap muka memang kembali dibuka. Tapi, tetap saja kita harus tetap menjaga kesehatan lantaran Covid-19 tidak hilang begitu saja.

Nah, salah satu cara untuk mencegah anak-anak sakit adalah menjaga imunitas mereka. Oleh karena itu, menjaga pola makan sangat sangat penting bagi anak-anak agar memiliki energi ketika beraktivitas.

Sayangnya, tidak semua anak-anak mau menerapkan pola makan yang baik, beberapa malah mengalami gangguan makan ketika sudah masuk sekolah. Psikolog anak Samanta Elsener mengatakan, stres bisa menjadi salah satu penyebab anak-anak termasuk usia sekolah mengalami gangguan makan.

"Anak gangguan makan bisa jadi karena stres. Kalau ada satu perilaku makan yang tidak sesuai dengan kebiasaan atau anjuran yang kita bangun sejak kecil, itu berarti dia ada masalah emosi," kata dia seperti dilansir dari Antara.

Anak Sekolah

Samantha menuturkan, stres ini dapat muncul karena tugas-tugas yang dibebankan pada anak, keharusan anak beradaptasi semenjak pandemi Covid-19 hampir tiga tahun terakhir hingga tuntutan agar mereka mendapatkan nilai bagus di sekolah.

"Bisa karena adaptasi selama dua pandemi lalu kembali ke sekolah, tiba-tiba merasa capai, tuntutan harus mendapatkan nilai itu juga bisa membuat dia tidak nafsu makan," tutur dia.

Menurut Samantha, makan yang tak teratur dapat menyebabkan masalah pada bagian pencernaan anak dan ini akhirnya berpengaruh pada konsentrasi dan daya tahan tubuhnya.

Dalam kesempatan itu, dokter spesialis gizi klinik dr. Diana Felicia Suganda mengatakan, perhatian pada sistem pencernaan anak sudah seharusnya menjadi hal yang fundamental.

Baca Juga: Masyarakat Depok Terbantu BLT BBM

"Pencernaan akan sehat jika kita mendukung kelengkapan nutrisinya dari sisi makronutrien maupun mikronutrien serta prebiotik dalam jumlah yang cukup. Pencernaan sehat, menghasilkan daya tahan tubuh yang kuat," kata dia.

Pakar pediatrik Parker L. Huston seperti disiarkan verywellmind mengatakan ada banyak gejala di antara berbagai jenis gangguan makan antara lain pasien sering mengeluh perut untuk menghindari makan, melewatkan makan atau makan lebih sedikit dari biasanya, pingsan atau kekurangan energi dan masalah gigi karena sering muntah.

Orang tua dengan anak yang mengalami gangguan makan dapat melakukan sejumlah hal misalnya memberitahu mereka kecemasan yang dirasakan tanpa menghakimi dan berkonsultasi dengan tenaga profesional.

“Gangguan makan hampir selalu membutuhkan dukungan dari profesional kesehatan medis dan perilaku,” kata Huston.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini