Share

Podcast Aksi Nyata: Yuk Kenali Bedanya Sampah Plastik PP dan PET di Indonesia

Wiwie Heriyani, MNC Portal · Senin 26 September 2022 20:34 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 26 612 2675460 podcast-aksi-nyata-yuk-kenali-bedanya-sampah-plastik-pp-dan-pet-di-indonesia-DIC8PmyfhA.JPG Octalia Stefani, (Foto: tangkapan layar Youtube Partai Perindo)

TAK dipungkiri, persoalan tentang sampah selama ini masih menjadi masalah yang cukup serius di Indonesia. Salah satu contoh yang paling nyata adalah, sampah plastik sekali pakai.

Penggunaan plastik sekali pakai sangat menjadi masalah, khususnya kantong plastik sekali pakai yang masih sering dan banyak digunakan oleh masyarakat dengan alasan lebih murah dan mudah didapat.

Hal ini pula yang menyebabkan kantong plastik sekali pakai menjadi salah satu penyumbang terbanyak untuk sampah di Indonesia. Disebutkan CEO sekaligus Founder Rezycology Indonesia, Dewa Ayu Nyoman Octalia Stefani, terdapat dua jenis sampah plastik sekali pakai yang kerap menjadi momok di Indonesia, yakni sampah botol plastik jenis PET (Polyethylene Terephthalate) dan PP (Polypropylene).

“Dua jenis sampah tersebut sangat umum ditemukan di daerah-daerah Indonesia. Namun, masing-masing daerah di Indonesia ternyata memiliki jenis sampah plastik sekali pakai yang cenderung berbeda,” kata Octalia dalam acara Podcast Aksi Nyata “Mengolah Sampah Plastik Daur Ulang Hingga Menghasilkan Cuan” #DariKamuUntukIndonesia, Senin, (26/9/2022).

Contoh, di Jakarta yang ternyata kebanyakan memiliki jenis sampah plastik PP (Polypropylene) yang cenderung sulit didaur ulang. Hal itu tidak lain karena gaya hidup warga Jakarta yang cenderung berbeda dengan daerah-daerah lain di Indonesia.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

“Jadi kayak kita bedain di Jakarta sama di Jawa. Saya punya salah satu recycle station di Jawa di daerah Grobogan. Kalau di Jakarta mereka sudah kenal sama minuman-minuman boba gitu ya, mereka sudah terbiasa membawa tumblr. Jadi plastik-plastiknya itu jadi beda,” jelas Octalia panjang lebar.

“Kalau di Jakarta itu plastiknya jenisnya udah PP. PP itu ada sablonnya, jadinya lebih sulit didaur ulang,” sambungnya.

Dijelaskan lebih lanjut, tak seperti di Jakarta, di beberapa daerah Indonesia, salah satunya daerah Jawa, jenis sampah yang sering dijumpai yakni berjenis PET (Polyethylene Terephthalate). Jenis sampah satu ini menurutnya cenderung lebih mudah didaur ulang dibanding sampah jenis PP.

“Kalau di Jawa jenisnya masih PET gitu, lebih mudah didaur ulang karena tidak ada sablon, kita menyebutnya tidak dicampur antara si sablon dengan plastiknya itu. Kalau PET yang minuman air mineral dia itu bener-bener pure plastik tidak dicampur, jadi mudah didaur ulang,” cerita Octalia.

Namun dari segi pengelolaan, Octalia menilai, warga Jakarta jauh lebih maju dalam hal memilah sampah plastik sekali pakai. Pasalnya, warga Jakarta banyak terbantu oleh aplikasi-aplikasi digital untuk membuang sampah.

 BACA JUGA:Podcast Aksi Nyata: Modal Kreativitas, Sampah Bisa Diubah Jadi Cuan Loh!

BACA JUGA:Podcast Aksi Nyata: Anggur di Indonesia Masih Andalkan Bibit Impor

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini