Share

Mengenal Bahaya Etilen Oksida pada Makanan, Bisa Picu Kanker Payudara

Martin Bagya Kertiyasa, Okezone · Selasa 27 September 2022 14:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 27 298 2675868 mengenal-bahaya-etilen-oksida-pada-makanan-bisa-picu-kanker-payudara-yJQgvt57zI.jpg Ilustrasi Makanan Berbahaya. (Foto: Freepik)

KANDUNGAN Etilen oksida memang menjadi lebih dikenal, setelah Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menarik izin edar sebuah produk es krim karena dikabarkan mengandung etilen oksida (EtO).

EtO adalah bahan kimia berbentuk gas yang tidak berwarna dan mudah terbakar pada suhu kamar dan cairan di bawah 51 derajat Fahrenheit. Etilen oksida digunakan untuk membuat zat kimia dalam industri, produk perawatan tubuh, dan consumer goods (produk jadi yang siap pakai). Selain itu, EtO juga sering digunakan untuk mensterilkan beberapa perangkat medis.

Etilen oksida juga dapat dimanfaatkan untuk:

- Insektisida

- Kosmetik

- Detergen

- Obat-obatan

- Sampo

Es Krim

Penelitian lebih lanjut tentang efek samping menelan etilen oksida sebenarnya masih diperlukan. Akan tetapi, Centers for Disease Control and Prevention (CDC) mengatakan efek samping etilen oksida bagi tubuh mungkin dapat berupa:

- Sakit kepala

- Kantuk, kelemahan tubuh, dan kelelahan

- Mual muntah

- Kesulitan bernapas

- Diare

- Mata dan kulit terbakar

- Frostbite (kerusakan kulit akibat suhu sangat dingin)

- Keguguran dan efek pada reproduksi

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Selain itu, efek samping yang lebih parah berisiko menyebabkan munculnya cairan di dalam paru-paru yang menyebabkan paru-paru kolaps, koma, kolaps kardiovaskular, dan kelumpuhan otot pernapasan. Di Australia, penggunaan etilen dioksida untuk makanan sudah tidak diperbolehkan sejak 2003.

Pasalnya, paparan etilen oksida dapat menghancurkan DNA. Hal ini dapat meningkatkan risiko kanker tertentu. Studi yang dipublikasikan US Environmental Protection Agency (EPA) menyebutkan, paparan etilen oksida jangka panjang dapat menyebabkan kanker sel darah putih, termasuk limfoma non-Hodgkin, myeloma, dan leukemia limfositik.

Paparan EtO juga dapat meningkatkan risiko kanker payudara pada wanita. Mengingat bahayanya khususnya bila terpapar jangka panjang, sebaiknya sebisa mungkin hindari makanan yang memiliki kandungan EtO.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini