Share

Kafein Terbukti Bisa Perpanjang Umur, Kalau Kopi Saset Bagaimana?

Martin Bagya Kertiyasa, Okezone · Sabtu 01 Oktober 2022 13:34 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 30 298 2678508 kafein-terbukti-bisa-perpanjang-umur-kalau-kopi-saset-bagaimana-DMtEsTTPLF.jpg Ilustrasi Kopi. (Foto: Shutterstock)

MINUM kopi sesuai porsi secara teratur memang terbukti memberikan banyak manfaat bagi tubuh. Kafein yang terkandung dalam kopi memang bisa memberikan tambahan energi bagi tubuh. Selain itu, kopi juga mampu menghambat berbagai penyakit, dan juga membuat seseorang panjang umur.

Minum dua hingga tiga cangkir kopi sehari dikaitkan dengan kemungkinan hidup lebih lama, demikian menurut studi baru para peneliti di Australia. Para peneliti seperti dilansir Antara dari Insider, menganalisis data dari 450.000 orang di Biobank Inggris, yang diamati selama sekitar 12,5 tahun.

Mereka menemukan, peminum kopi bubuk 27 persen lebih kecil kemungkinannya untuk meninggal lebih awal dibandingkan dengan bukan peminum kopi. Peminum kopi instan dan tanpa kafein memiliki kemungkinan kematian dini 11 persen dan 14 persen lebih rendah.

Kopi

Menurut studi, orang yang minum dua hingga tiga cangkir kopi, apapun jenisnya, juga lebih kecil kemungkinannya terkena penyakit kardiovaskular. Sementara peminum kopi berkafein memiliki kemungkinan sedikit lebih rendah terkena aritmia atau detak jantung tidak teratur.

"Temuan kami menunjukkan minum kopi dalam jumlah cukup dapat dinikmati sebagai perilaku yang menyehatkan jantung," kata penulis utama studi Peter Kistler, dari Baker Heart and Diabetes Research Institute di Australia.

Banyak penelitian menemukan kopi baik untuk orang-orang. Sebuah makalah dalam The Journal of Nutrition tahun lalu menemukan orang Italia yang minum tiga hingga empat cangkir espresso setiap hari memiliki risiko lebih rendah terkena semua penyebab kematian dibandingkan dengan orang yang tidak minum kopi.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Manfaat kesehatan mungkin tetap ada bahkan setelah menambahkan sedikit gula. Orang di Inggris yang minum kopi tanpa pemanis hingga kopi yang sedikit manis memiliki kemungkinan 31 persen lebih kecil untuk meninggal (karena penyakit) dibandingkan rekan-rekan mereka yang tidak minum kopi.

Hal ini merujuk pada sebuah penelitian yang melacak 171.000 orang selama tujuh tahun. Hubungan antara kopi tanpa kafein dan umur panjang dapat bermanfaat bagi orang yang sensitif terhadap kafein, atau yang ingin membatasi asupan kopi mereka hingga empat cangkir sehari yang direkomendasikan.

Walau begitu, banyak penelitian tentang kopi dan umur tak menemukan hubungan langsung. Studi biasanya mengamati perilaku selama periode waktu, tidak dapat menentukan kausalitas, karena faktor lain seperti lingkungan atau perilaku dapat berkontribusi pada hasilnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini