Share

Lesti Kejora Kena KDRT karena Rizky Billar Selingkuh, Kenapa Jadi Kasar?

Muhammad Sukardi, Okezone · Jum'at 30 September 2022 12:31 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 30 612 2678021 lesti-kejora-kena-kdrt-karena-rizky-billar-selingkuh-kenapa-jadi-kasar-S4hJF8F321.jpg Rizky Billar dan Lesty Kejora. (Foto: Instagram)

KABAR pelaporan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) oleh Lesti Kejora kepada suaminya, Rizky Billar memang membuat heboh. Pasangan, pasangan ini memang dikenal dikenal sebagai salah satu couple goals oleh netizen.

Insiden ini dipicu lantaran Rizky Billar diduga berselingkuh dengan wanita lain. Lesti yang sakit hati dengan hal itu, sontak meminta agar suaminya memulangkannya ke rumah orang tua. Parahnya, tidak hanya diduga selingkuh, Rizky Billar juga diduga melakukan KDRT ke Lesti Kejora. Menurut informasi yang beredar, Lesti Kejora diduga dicekik dan dibanting oleh Rizky Billar.

Dari kejadian ini, banyak dari masyarakat yang bertanya-tanya, mengapa pelaku perselingkuhan malah berbuat sangat kejam kepada korban yaitu pasangannya? Apa motif di balik tindakan tersebut?

Menurut laporan Brides, mereka yang selingkuh dan malah lebih kasar pada pasangannya adalah bentuk pertahanan diri si pelaku. Tindakan kekerasan yang cenderung terjadi setelah terciduk selingkuh adalah upaya pelaku membenarkan tindakannya.

Pelaku perselingkuhan sadar dia melakukan hal yang salah, tapi mereka berupaya meyaknkan diri mereka sendiri bahwa itu bukan suatu kesalahan karena beberapa alasan. Misalnya, 'Ini hanya akan terjadi sekali, tidak akan terulang kembali', atau juga 'Dia (orang ketiga) hanyalah orang asing, dia tidak bermakna apa-apa'.

Lesti dan Rizky

"Selingkuh adalah negosiator yang hebat, tindakan itu memicu seseorang untuk melakukan apapun itu untuk mengurangi rasa bersalahnya karena telah mengkhianati pasangan," terang laporan tersebut, dikutip MNC Portal.

Di sisi lain, Ahli Pernikahan yang juga Psikoterapis Bersertifikat Rachel Sussman menjelaskan bahwa perselingkuhan tidak bisa dibenarkan atas alasan apapun. "Apalagi kalau alasan pelaku berselingkuh karena tidak mendapat kebutuhan dari pasangannya," tegasnya.

"Perlu ditegaskan juga di sini bahwa korban perselingkuhan tidak bisa disalahkan," sambungnya menekankan bahwa korban tidak boleh disalahkan atas alasan apapun.

Hal ini bisa muncul ketika pelaku perselingkuhan memberikan alasan 'Aku kesepian' atau 'Aku diabaikan'. Karena alasan itu, korban akan melihat perannya dalam hubungan tersebut dan kemungkinan besar akan menyalahkan diri mereka atas perselingkuhan yang dilakukan pasangannya.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Ini jelas bentuk manipulatif yang nyata. Sussman menyarankan, daripada Anda berjibaku dengan pikiran Anda sendiri, mempertanyakan 'Apakah aku sudah menjadi pasangan terbaik untuk dia?', lebih baik pergi dari hubungan tersebut. "Daripada Anda mengkonfrontasi pasangan, lebih baik keluar dari hubungan itu. Ingat, Anda tidak bisa mengubah orang lain berubah," ungkap Sussman.

Kemudian, pernyataan yang biasa muncul setelah seseorang terciduk selingkuh adalah 'Gak akan aku ulangi lagi'. Bagi si pelaku, alasan tersebut disampaikan dengan harapan dapat dimaafkan.

Tapi ingat, kata Sussman, perselingkuhan terjadi bukan dalam waktu singkat. "Selalu ada momen untuk berpikir sejenak sebelum mengiyakan membagi hati ke orang lain. Artinya, perselingkuhan itu dilakukan dengan sadar dan ini merusak perasaan pasangan," tambahnya.

Masih banyak alasan lain yang bakal dilontarkan pelaku perselingkuhan. Motif di baliknya pun beragam, mulai dari manipulatif, sengaja menghancurkan hati pasangan, atau memang tabiat yang susah hilang. Pembenaran-pembenaran yang diyakini pelaku ini yang ternyata bisa membuatnya bertindak kejam pada pasangan.

Jika benar ada tindakan KDRT yang dialami Lesti Kejora, semoga Lesti bisa mendapat pertolongan tenaga profesional untuk membuat dirinya tetap utuh dan pulih. Semangat dedek Lesti!

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini