Share

5 Sifat Vitamin C Bagi Perawatan Kecantikkan, Jangan Sembarang Mengaplikasikan!

Novie Fauziah, Okezone · Senin 03 Oktober 2022 22:43 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 03 611 2679926 5-sifat-vitamin-c-bagi-perawatan-kecantikkan-jangan-sembarang-mengaplikasikan-ABpEF4DjPF.jpg Vitamin C (Foto: Nue glow)

ILMUWAN Peneliti Utama Artistry, Jason Rothouse mengatakan, formulasi vitamin C memiliki manfaat yang luar biasa dalam mengurangi tanda penuaan, seperti kerutan dan bintik hitam serta menunjang produksi kolagen.

Selain itu, vitamin C juga bersifat antioksidan, di mana hal itu bisa mencegah kerusakan akibat radikal bebas. Serta melindungi kulit dari paparan sinar matahari, dan mengurangi risiko terkena kanker kulit.

Vitamin C

"Semua manfaat tersebut menjadi dambaan semua orang, terutama para wanita yang menginginkan kulit cerah bersinar, kencang, dan sehat," katanya dalam keterangan resminya.

Akan tetapi di sisi lain, bagi Anda yang rutin mengaplikasikan vitamin C untuk perawatan kulit wajah, maka perlu memerhatikan beberapa aturan dalam penggunaannya. Hal itu karena zat aktif tersebut tidak bisa digunakan bersama dengan bahan tertentu dan mudah teroksidasi.

Berikut ini beberapa hal yang perlu diperhatikan, yakni dalam penggunaan dan sifat yang ada dalam vitamin C untuk kesehatan kulit wajah, antara lain:

1. Cocok untuk dikombinasikan bersama Asam Hialuronat

Menurut Jason, asam hialuronat (hyaluronic acid) atau dikenal juga sebagai HA, merupakan molekul yang secara alami terdapat pada tubuh yang berfungsi untuk menciptakan penggalang bagi kulit, mengunci kelembaban, dan memperbaiki tekstur.

HA memiliki keunggulan, yaitu mampu menahan air dan menjaga keseimbangan kadar air tetap ideal sehingga dapat menghidrasi kulit dengan baik. Seiring bertambahnya usia, maka kemampuan tubuh memproduksi HA secara alami menurun sehingga membuat kulit lebih mudah kering dan berkerut.

Oleh karena itu, penting memilih produk perawatan wajah berbahan aktif vitamin C yang dipadu dengan HA untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimal.

“Vitamin C dan HA, jika dipadukan akan saling melengkapi untuk menghidrasi, melindungi, dan memperbaiki kulit yang menua, melembabkan kulit, mencerahkan kulit secara merata, dan mengurangi tanda-tanda penuaan," terangnya.

2. Efektif jika dipadukan dengan Peptide

Jason juga menjelaskan, bahwa peptide atau juga disebut polypeptide adalah

rantai pendek asam amino yang merupakan kunci dari sintesis protein. Kandungan protein pada kulit bermanfaat pada produksi kolagen, elastin dan keratin. Di mana kandungan tersebut berpengaruh terhadap tekstur dan elastisitas kulit.

Beberapa produk bahkan mengkombinasikan lebih dari satu peptide kuat, seperti Acetyl Octapeptide-3 dan Dipeptide Diaminobutyroyl Benzylamide Diacetate yang bekerja aktif untuk memperhalus tampilan garis juga kerutan. Serta membantu mencegah munculnya garis dan melindungi kulit dari tekanan mikro.

3. Simpan di tempat yang tepat

Menurut Jaason, produk berbahan aktif Vitamin C harus disimpan di area yang sejuk, kering dan terhindar dari sinar matahari langsung. Namun akan lebih efektif, jika produk kecantikan berbahan dasar Vitamin C disimpan di tempat yang gelap dan dingin, seperti lemari es agar manfaat produk tetap terjaga.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

4. Kenali jika terjadi perubahan warna

Zat aktif Vitamin C memiliki sifat yang tidak stabil dan mudah teroksidasi dari waktu ke waktu. Gal itu bisa terlihat pada tanda-tanda oksidasi dari warna yang lebih menguning, atau berubah dari warna asli pada saat membeli produk.

Selain warna yang membedakannya, Anda juga dapat mengenali tanda-tanda lainnya, seperti oksidasi dari perubahan tekstur serta aroma. Oksidasi dapat terjadi karena faktor udara, panas, cahaya dan kelembaban. Oleh karena itu, penting untuk menyimpannya di tempat yang tepat.


5. Hindari memadukannya dengan zat atau kandungan tertentu

Penggunaan produk kecantikan berbahan aktif Vitamin C sebaiknya tidak digunakan secara berlapis, yaitu dengan produk kecantikan yang memiliki kandungan AHA dan BHA, Retinol, Niacinamide, dan Benzoil Peroksida.

Kombinasi vitamin C dengan AHA dan BHA berisiko menyebabkan iritasi serta menurunkan khasiat masing-masing kandungan produknya. Pasalnya, Vitamin C mengandung banyak antioksidan yang melindungi kulit. Menggabungkannya dengan AHA akan dapat mengubah pH yang terdapat pada vitamin C, sehingga fungsi antioksidan di dalamnya bisa hilang.

Sementara itu, kombinasi vitamin C dengan retinol juga tidak akan bekerja secara optimal karena sejatinya kedua bahan tersebut bekerja di lingkungan pH yang berbeda. Retinol bekerja di lingkungan pH tinggi (basa) sedangkan vitamin C bekerja di lingkungan pH rendah (asam).

Tak sampai di situ saja, penggunaan Vitamin C bersama benzoil peroksida juga berbahaya karena zat ini dapat berisiko mengoksidasi vitamin C. Begitu pula dengan penggunaan niacinamide dan vitamin C secara bersamaan, diduga dapat meningkatkan risiko kulit kemerahan dan membuat warna kulit tidak merata.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini