Share

Kenakan Baju Bertuliskan "White Lives Matter," Kanye West Tuai Kontroversi

Wiwie Heriyani, MNC Portal · Rabu 05 Oktober 2022 13:45 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 05 194 2681009 kenakan-baju-bertuliskan-white-lives-matter-kanye-west-tuai-kontroversi-TALHWDn7S9.jpg Kanye West. (foto: Ist)

RAPPER sekaligus desainer asal Amerika, Kanye West baru-baru ini kembali memicu kontroversi usai debut di catwalk gelaran salah satu pekan mode paling bergengsi di dunia, Paris Fashion Week 2023.

Bukan karena tampil di Runway penuh lumpur saat menjadi model pembuka show Balenciaga untuk koleksi terbaru Spring/Summer 2023, pada Senin, (3/10/2022), namun karena Kanye West terlihat mengenakan baju bertuliskan “White Lives Matter” usai tampil di acara Yeezy.

 kanye West

Slogan yang tertulis di kaus hitam lengan panjang yang dipakai Kanye West memicu kontroversi. Rapper itu terlihat menggunakan pakaian yang senada dengan Candace Owens yang juga mengenakan baju serupa dengan kata-kata yang sama dan sempat diunggah di akun @RealCandaceO.

Bahkan, sebelumnya, dalam enam menit terakhir pertunjukkan, Kanye West sempat melakukan pidato yang dinilai cukup provokatif. Kanye berbicara tentang banyak hal termasuk ‘classism’ di industri fashion. Melalui People, Rapper itu mengisyaratkan bahwa dia bertentangan dengan CEO dari Louis Vuitton, Bernard Arnault.

“Anda tidak bisa mengatur saya. Ini adalah situasi yang tidak dapat dikendalikan. Saya ingin menjelaskan kepada kalian bahwa Bernard Arnault adalah Drake baru saya," ujar Kanye West, dikutip dari The Cut, Rabu, (5/10/2022).

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

West juga menayangkan video orang-orang terkenal, termasuk ilmuwan dan John Lennon, dan berbicara tentang kreativitas dan keadaan dunia. "Kami sedang berperang,” imbuhnya.

Provokasi Kanye West melalui hoodie hitam dengan tulisan "White Lives Matter" itu berasal dari tahun 2015 sebagai tanggapan terhadap gerakan Black Lives Matter, yang dikategorikan sebagai “slogan kebencian” oleh Liga Anti-Pencemaran Nama Baik dan telah digunakan oleh kelompok supremasi kulit putih termasuk Ku Klux Klan.

Penulis dan editor, Lynette Nylander menilai bahwa West menggunakan komunitas kulit hitam sebagai akar leluconnya, komunitas yang sama yang dolar dan dukungannya menempatkannya pada posisinya saat ini.

Kepala mode dan kecantikan global untuk Snap, Rajni Jacques bahkan juga menyayangkan aksi kontroversional Kanye West melalui unggahan di Instagram stories-nya. “Kanye West tidak menghormati komunitas Kulit Hitam karena pengaruhnya,” tulisnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini