Share

Begini Loh Cara Mudah Merawat Mesin Cuci, Ganti yang Bubuk dengan Cair

Martin Bagya Kertiyasa, Okezone · Rabu 05 Oktober 2022 21:36 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 05 612 2681398 begini-loh-cara-mudah-merawat-mesin-cuci-ganti-yang-bubuk-dengan-cair-Or8r2VJ6wo.jpg Ilustrasi Mesin Cuci. (Foto: Shutterstock)

MESIN cuci adalah satu peralatan elektronik yang dapat mempermudah pekerjaan kita. Selain dapat mencuci dalam jumlah banyak, beberapa mesin cuci juga dilengkapi dengan pengering.

Tapi, layaknya peralatan elektronik, mesin cuci juga harus dirawat agar tidak cepat rusak. Hendri Ong selaku Sales Representative of Alliance Laundry Systems mengatakan, salah satu tips mencuci agar mesin cuci tak cepat rusak adalah dengan menggunakan deterjen cair alih-alih menggunakan deterjen bubuk.

“Untuk deterjen, kita lebih sarankan yang liquid, jangan yang bubuk. Karena kalau cuci baju pakai mesin cuci rumahan pun, kalau pakai yang bubuk itu pasti nggak seluruhnya larut. Pasti ada sisa-sisa yang nempel di mesin cuci,” kata Hendri seperti dilansir dari Antara.

Menurut penjelasan Hendri, jika bubuk deterjen menumpuk pada mesin cuci, hal tersebut pun dapat mengakibatkan mesin cuci menjadi berkerak. Oleh sebab itu, penggunaan deterjen cair lebih dianjurkan karena tak akan berkerak dan lebih cepat larut dengan air saat mencuci.

Mesin Cuci

Kendati demikian, penggunaan deterjen yang terlalu banyak juga tidak dianjurkan saat mencuci. Sebab, hal ini dapat membuat penggunaan air menjadi lebih boros.

“Itu lama-lama kalau numpuk, mesin cucinya bisa berkerak dan jadi enggak bagus. Kalau pakai liquid dia kan cairan, jadi langsung nyampur. Pas dibilas jadi habis semua,” jelas Hendri.

“Tuang deterjen kebanyakan juga nggak bagus. Karena akan boros air. Dia akan butuh banyak air untuk hilangin deterjennya sampai bersih kan,” imbuhnya.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Tak hanya penggunaan deterjen, agar mesin cuci tetap awet, perawatan harian pun perlu dilakukan. Hendri menjelaskan, cara lain yang dapat dilakukan untuk merawat mesin cuci adalah dengan membiarkan pintu mesin cuci terbuka setelah mencuci pakaian.

“Perawatan lain itu pintu mesin cucinya jangan ditutup rapat. Pintunya dibuka sedikit supaya hawanya nggak lembab. Jadi nggak bau. Bersihin bagian samping juga siapa tahu ada kancing yang nyangkut terlepas atau gimana. Dryer juga ada filternya bisa dibersihkan,” ujar Hendri.

Terakhir, perawatan yang lebih mendalam juga perlu dilakukan untuk menjaga mesin cuci agar tak cepat rusak. Perawatan mendalam dapat dilakukan dengan memanggil teknisi minimal selama 3 bulan sekali jika penggunaan mesin cuci cukup sering dan berat.

“Ada perawatan yang lebih berat perlu teknisi juga misalnya bersihkan drumnya. Kadang kan ada kotoran yang masih nempel. Ini pun tergantung ya. Kalau laundrynya heavy banget, itu butuh perawatan tiga bulan sekali,” pungkas Hendri.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini