Share

Podcast Aksi Nyata: Radio Analog Tak akan Mati

Kiki Oktaliani, MNC Portal · Rabu 19 Oktober 2022 19:42 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 19 612 2690564 podcast-aksi-nyata-radio-analog-tak-akan-mati-TYzbOk4cvN.jpeg COO MNC Radio Networks, Vicky Irawan (Foto: Youtube Partai Perindo)

JAMAN semakin modern dan canggih, kini semakin banyak pilihan untuk mendengarkan informasi dan musik. Bisa dari layanan live streaming, aplikasi musik, aplikasi berita, hingga media sosial.

Lantas bagaimana dengan siaran radio analog? Well, Vicky Irawan, COO MNC Radio Networks menyebutkan, sebagai pelaku di bidang industri radio, ia menyakini radio tetap mampu bertahan di era gempuran media digital.

Keyakinannya tersebut, salah satunya didorong dengan kunjungannya di beberapa kota di Amerika Serikat untuk melihat bagaimana industri radio di negara Paman Sam tersebut bekerja, dengan melakukan penyesuaian perkembangan teknologi yang ada, tanpa meninggalkan radio analog.

“Waktu saya ada kesempatan ke beberapa kota di Amerika dengan VOA, mereka memang tidak meninggalkan radio analognya sama sekali,” ujar Vicky, dalam siaran Podcast Aksi Nyata Partai Perindo, Rabu (19/10/2022).

“Bahkan mereka itu betul-betul ada yang AM stereo, FM, ada ulasan sebelum baca streaming, dan streaming. Jadi menurut saya, radio analog tidak akan mati,” sambung pria yang juga Ketua Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional (PRSSNI) DKI Jakarta periode 2022–2026,

Baca Juga: Ikut Acara Offline BuddyKu Fest, Cara Jadi Content Creator Handal Zaman Now!

Baca Juga: Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Solusi PowerEdge Gen 15 Server

Follow Berita Okezone di Google News

Hal tersebutlah yang membuatnya optimis, industri radio akan bertahan namun tetap bisa berjalan seiring dengan kemajuan media digital. Dengan catatan, industri radio harus melakukan adaptasi dengan wadah-wadah baru contohnya live streaming, podcast, dan lainnya.

Menariknya, Vicky mengungkapkan pendengar radio di tahun ini justru bertambah jika dibanding dengan tahun-tahun sebelumnya.

“Sekarang radio nomor satu, rata-rata pendengarnya 3 jutaan. Artinya, jika kita lihat trend itu ada kenaikan dari sisi pendengar radio,” imbuhnya.

Meski, Vicky tak menampik memang ada perubahan kebiasaan.

“Cuma memang, habitnya yang saat ini berbeda, ” terang Vicky.

Terkait perkembangan industri radio ke depannya, Vicky menilai para pemain di industri radio juga harus mampu melihat kesempatan yang ada. Contohnya dengan memanfaatkan sosial media, sebagai alat memperkenalkan saluran penyiaran ke para pendengar dengan jangkauan yang lebih luas.

“Kalau kita bisa menyatukan itu, dan bisa berbagi ke teman-teman advertising ‘oh banyak hal yang bisa dikerjakan selain daripada yang di on air kan di jalur FM. Ada sosmednya juga yang bisa dijual, ada acaranya, dan juga beberapa kegiatan seperti bikin webinar,” pungkas Vicky.

 BACA JUGA:Podcast Aksi Nyata: Mengapa Kesehatan Mental Penting Dipupuk Sejak Dini?

BACA JUGA:Podcast Aksi Nyata: Pengaruhi Fisik, Alasan di Balik Pentingnya Kesehatan Mental

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini