Share

Minuman Beralkohol Kurangi Tingkat Kesuburan Pria, Mau Promil Wajib Baca!

Yusuf Emar, MNC Portal · Senin 24 Oktober 2022 21:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 24 298 2693563 minuman-beralkohol-kurangi-tingkat-kesuburan-pria-mau-promil-wajib-baca-TfLRtLpiAk.jpeg Minuman beralkohol turunkan tingkat kesuburan (Foto: Eatthis)

ANDA termasuk orang yang suka minum alkohol? Sebuah penelitian membuat pria maupun wanita berpikir ulang untuk tetap hobi minum minuman beralkohol. Kenapa?

Sebuah penelitian baru menemukan, alkohol bisa mempengaruhi kesuburan pria, yakni mengurangi jumlah sperma serta mengubah ukuran, bentuk, hinggal motilitasnya.

Minuman tersebut pun dapat menghambat implantasi yang tepat di dalam lahir. Hal itu bisa meningkatkan kemungkinan untuk keguguran dini.

Minum Alkohol

Sebuah penelitian terhadap 27.000 orang dewasa yang menjalani perawatan keusuburan di Rumah Sakit Tongji, Shanghai, Cina, menemukan bahwa dibandingkan dengan orang yang tidak minum alkohol, kelahiran hidup turun sembilan persen pada pria yang minum tujuh minuman beralkohol dalam seminggu, atau sekitar 84 gram alkohol.

Sementara pada wanita yang minum 84 gram alkohol, kemungkinan kehamilannya turun tujuh persen, seperti yang dikutip dari laman independent.co.uk.

BACA JUGA : Apa Benar Stres Bikin Wanita Susah Hamil?

Penulis studi Dr Yufeng Li menjelaskan, bahwa pasangan harus menyadari beberapa faktor gaya hidup yang dimodifikasi seperti kebiasaan minum alkohol, bisa mempengaruhi kesuburan mereka.

"Tetapi bagaimana faktor-faktor ini berdampak pada sistem reproduksi masih membutuhkan penelitian lebih lanjut untuk menjelaskannya," tutur Dr. Yufeng Li.

BACA JUGA : Daftar 133 Obat Sirup yang Disebut BPOM Tanpa Propilen Glikol, Polietilen Glikol, Sorbitol, dan Gliserin

Sementara itu, studi tersebut menambah bukti yang ada, dengan menunjukan bahwa pasangan berjuang untuk hamil karya pilihan gaya hidup. Menurut tinjauan tahun 2017 terhadap 185 penelitian, Hebrew University of Jerusalem, menemukan, bahwa konsentrasi sperma pada pria menurun sebanyak 59 persen dari tahun 1973 hingga 2011.

Sejumlah ahli kesuburan menyarankan bagi mereka yang tengah program hamil untuk 'bermain aman', seperti berhenti meminum alkohol sama sekali. Sedangkan studi baru yang diterbitkan dalam jurnal Acta Obstetricia et Gynecologica Scandinavica , menunjukan bahwa menjauhkan diri dari alkohol merupakan yang terbaik untuk kedua pasangan.

Baca Juga: Ikut Acara Offline BuddyKu Fest, Cara Jadi Content Creator Handal Zaman Now!

Baca Juga: Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Solusi PowerEdge Gen 15 Server

Follow Berita Okezone di Google News

Dr Li menjelaskan, bahwa toksisitas alkohol sudah diketahui dengan baik, dan tingkat minum paling aman adalan nol. "Dalam proses metabolisme alkohol, spesies oksigen reaktif (ROS) dapat terbentuk," ujar Li.

Li mengatakan, bahwa produksi ROS yang berlebihan, bisa meningkatkan stres oksidatif yang dianggap sebagai penyumbang endometriosis, sindrom ovarium polikistik, infertilitas yang tidak bisa dijelaskan, aborsi spontan, serta keguguran berulang.

Minum Alkohol

Menurut Li, faktor gaya hidup yang bisa diubah seperti merokok dan kebiasaan minum alkohol, bisa berkontribusi pada paparan ROS. Karena itu, asupan alkohol juga kerap dikaitkan sebagai gangguan hasil in vitro fertilization (IVF) atau bayi tabung.

"Konsumsi alkohol berhubungan negatif dengan tingkat kehamilan dari perawatan IVF ketika wanita minum lebih dari tujuh minuman per minggu," tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini