Share

Studi: Kucing Bisa Bedakan Suara Pemiliknya dengan Orang Asing

Tangguh Yudha, MNC Portal · Kamis 27 Oktober 2022 08:15 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 26 612 2695274 studi-kucing-bisa-bedakan-suara-pemiliknya-dengan-orang-asing-BhHptPlg2F.JPG teknik berbicara pada kucing, (Foto: Freepik)

SERING kita melihat jika para pencinta atau orang yang memelihara kucing, kerap mengajak berbicara hewan imut dan menggemaskan tersebut seperti halnya mengajak bicara terhadap manusia.

Eits, jangan salah! Merujuk pada hasil suatu studi penelitian terkait kucing, mendapati bahwa sebenarnya bisa mengenali suara pemiliknya, dan bertindak berbeda saat mendengarnya. Namun dengan catata, ternyata kucing akan lebih merespon jika manusia berbicara dengan suara yang imut, dilansir dari Metro, Kamis (27/10/2022).

Studi yang diterbitkan dalam jurnal Animal Cognition ini, menyimpulkan hubungan hati ke hati penting bagi kucing dan manusia untuk menciptakan ikatan yang kuat di antara keduanya. Suara yang didengar kucing, nyatanya punya pengaruh penting pada perilaku mereka.

Charlotte de Mouzon, seorang mahasiswa PhD di Université Paris Nanterre, mempelajari bagaimana 16 kucing merespons terhadap suara. Rekaman suara ini adalah hasil rekaman dari suara para pemiliknya dan orang asing yang berbicara dengan nada yang diarahkan pada kucing dan manusia dewasa.

Pertama yang diperdengarkan adalah rekaman suara orang asing dan kemudian pemiliknya. Pada nada kedua dan ketiga, kucing mendengar orang asing dan pemiliknya beralih antara nada yang diarahkan pada kucing dan diarahkan pada orang dewasa.Tim peneliti kemudian mencatat dan menilai seberapa intens perilaku kucing, saat merespons suara yang berbeda.

Baca Juga: Ikut Acara Offline BuddyKu Fest, Cara Jadi Content Creator Handal Zaman Now!

Baca Juga: Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Solusi PowerEdge Gen 15 Server

Follow Berita Okezone di Google News

Hasilnya, pada suara pertama, 10 dari 16 kucing berperilaku kurang intens ketika mendengar orang asing memanggilnya dengan nama mereka dalam tiga klip audio yang berbeda. Namun, ketika mendengarkan suara pemiliknya, perilaku kucing-kucing tersebut diketahui menjadi jauh lebih intens.

Saat mendengarkan suara pemiliknya berbicara, kucing-kucing itu mengarahkan telinga ke pembicara, lebih banyak bergerak di sekitar ruangan, dan pupil matanya pun melebar. Dengan perubahan perilaku yang tiba-tiba, peneliti menyimpulkan bahwa kucing dapat membedakan suara pemiliknya dengan suara orang asing.

Sementara pada suara rekaman yang kedua, 10 kucing kurang terhubung ketika mendengar pemiliknya berbicara dengan nada suara orang dewasa. Tetapi ketika pemiliknya berbicara dengan nada yang diarahkan pada kucing, suara dan cara berbicara yang imut seperti bicara dengan bayi, kucing-kucing menjadi bersemangat lagi.

Pada akhirnya penulis memperhatikan bahwa kucing dapat mengetahui kapan pemiliknya berbicara seperti biasanya kepada kucing, berbeda dengan orang dewasa, tetapi kucing tidak bereaksi berbeda ketika orang asing mengubahnya.

Sebagai informasi, mengingat ukuran sampel studi yang relatif kecil, disebutkan lebih lanjut penelitian ini mungkin tidak mewakili kucing secara keseluruhan. Namun, setidaknya bisa menunjukkan bahwa komunikasi kucing bergantung pada pengalaman hewan peliharaan dari suara-suara yang ada di sekitar mereka.

 BACA JUGA:Bertamu ke Rumah Sahabat atau Saudara? Dilarang Lakukan 6 Hal Ini!

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini