Share

Pernah Pakai Body Scrub untuk Bersihkan Wajah? Ini Loh Risikonya

Martin Bagya Kertiyasa, Okezone · Jum'at 04 November 2022 13:37 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 04 611 2700841 pernah-pakai-body-scrub-untuk-bersihkan-wajah-ini-loh-risikonya-wia6SfmbCb.jpg Ilustrasi Scrub Wajah. (Foto: Shutterstock)

SAAT ini banyak produk pembersih wajah menggunakan scrub, lantaran disebut lebih mampu membersihkan wajah hingga pori-pori terkecil. Tapi, sebenarnya scrub pada produk pembersih wajah sama enggak sih dengan yang dipakai di tubuh?

Memang, scrub atau lulur mampu membuat kulit seseorang menjadi lebih lembut. Penggunaan yang rutin dan tepat mampu membuang sel kulit mati, menghidupkan kembali kulit yang kusam, serta mengurangi episode timbulnya jerawat.

Tapi, scrub untuk kulit dan wajah jelas berbeda. Namun, ada saja yang menggunakan produk untuk badan pada wajah. Lalu, apakah body scrub bisa untuk wajah? Berikut ulasan lengkapnya seperti dilansir dari KlikDokter.

Berikut adalah beberapa alasan mengapa body scrub tidak bisa digunakan untuk wajah:

Body Scrub

Kulit Sensitif

Body scrub dibuat untuk kulit yang lebih tebal dan kuat seperti lutut dan siku. Sementara kulit wajah lebih sensitif dibandingkan dengan bagian tubuh lainnya. Apabila digunakan pada wajah, body scrub berisiko menimbulkan iritasi, goresan, kekeringan, rasa gatal, serta jerawat.

Apabila kamu punya jenis kulit yang berminyak, efek samping tersebut mungkin tidak muncul. Sementara bagi pemilik kulit yang kering, sensitif, dan rentan jerawat, sebaiknya gunakan bahan eksfoliasi yang lebih lembut.

Bahan yang Berbeda

Body scrub tidak bisa digunakan untuk wajah karena memiliki konsistensi yang lebih tebal, partikel yang lebih besar, serta konsentrasi konten asam yang lebih tinggi dibandingkan face scrub.

Karakteristik tersebut terlalu agresif untuk kulit wajah. Sering kali body scrub mengandung garam laut, gula, kopi, oatmeal, dan parfum. Di sisi lain, face scrub umumnya mengandung bahan yang melembapkan dan menenangkan seperti aloe vera, timun, santan, minyak zaitun, dan minyak almon.

Campuran Minyak yang Berbeda

Baik body scrub maupun face scrub, keduanya menggunakan minyak yang sama. Hanya saja, formulanya sering menggunakan kombinasi dan kadar bahan yang berbeda-beda.

Kulit tubuh sering kali lebih kering dibandingkan kulit wajah sehingga toleransinya terhadap konsentrasi minyak lebih tinggi. Menggunakan produk yang diperuntukkan untuk tubuh dapat menyebabkan pori-pori tersumbat dan timbul jerawat, terutama pada kulit berminyak.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Jika telanjur menggunakan body scrub untuk wajah, kamu tidak perlu khawatir. Kulit tidak akan iritasi dalam waktu lama, asalkan penanganannya dilakukan dengan tepat. Kamu bisa mengompres dingin area yang iritasi. Caranya adalah sebagai berikut:

- Masukkan es ke dalam handuk atau kain. Hindari mengaplikasikan langsung es pada kulit.

- Kompres area yang kemerahan dan perih.

- Setelah diberi kompres dingin, hilangkan sisa uap air di wajah dengan handuk bersih.

- Bila perlu, oleskan gel lidah buaya (aloe vera) ke area yang teriritasi. Oleskan secukupnya, tidak usah terlalu banyak.

- Biarkan gel meresap ke dalam kulit.

- Selama wajah dalam keadaan iritasi, lupakan dulu soal proses eksfoliasi (menghilangkan sel kulit mati). Melakukan eksfoliasi saat wajah sedang memerah hanya akan memperparah masalah yang sudah ada.

Jika perih yang dirasakan sampai mengganggu aktivitas, kamu boleh saja mengonsumsi obat pereda nyeri. Namun, bukan golongan steroid, seperti ibuprofen, asetaminofen, atau asam mefenamat, ya!

Jangan lupa juga oleskan pelembap, baik berupa krim atau gel. Kandungan yang disarankan untuk iritasi kulit adalah chamomile atau aloe vera. Akan lebih baik kalau kulit yang teriritasi tidak terkena sinar matahari dulu. Namun, jika terpaksa, jangan lupa gunakan tabir surya dengan minimal SPF 25-30.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini