Share

6 Makanan Sehat yang Tak Picu Gula Darah Naik, 'Sahabat' Penderita Diabetes!

Kiki Oktaliani, MNC Portal · Senin 14 November 2022 20:15 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 14 298 2707391 6-makanan-sehat-yang-tak-picu-gula-darah-naik-sahabat-penderita-diabetes-SFtwulUq9q.jpeg Makanan sehat untuk penderita diabetes (Foto: Theconversation)

PENDERITA diabetes perlu mengatur makanan apa saja yang aman untuk mereka konsumsi setiap hari. Karena,  orang dengan diabetes sangat pantang mengonsumsi makanan penyebab kadar gula darah naik. 

Selain itu, mengonsumsi makanan sehat juga penting untuk penderita diabetes karena menjaga daya tahan tubuh mereka. Makanan-makanan sehat berikut ini perlu penderita diabetes masukkan ke dalam menu harian mereka, dikutip dari Healthline, Senin (14/11/2022). 

1. Sayuran hijau

Tumis Kangkung

Manfaat sayuran hijau sudah banyak diketahui oleh banyak orang, ssayuran hijau sangat bergizi dan rendah kalori. Di samping itu, sayuran hijau juga sangat rendah karbohidrat yang dapat dicerna, atau karbohidrat yang diserap oleh tubuh, sehingga tidak akan mempengaruhi kadar gula darah secara signifikan. Beberapa sayuran hijau yang bisa dikonsumsi penderita diabetes seperti Bayam, kangkung, dan sayuran hijau lainnya yang kaya akan vitamin, terutama vitamin C dan juga mineral.

Meningkatkan asupan makanan yang kaya vitamin C dapat membantu penderita diabetes meningkatkan kadar vitamin C dimana Vitamin C bertindak sebagai antioksidan kuat dan juga memiliki kualitas anti-inflamasi.

2. Alpukat

Alpukat memiliki kurang dari 1 gram gula, sedikit karbohidrat, kandungan serat tinggi, dan lemak sehat, jadi Anda tidak perlu khawatir akan meningkatkan kadar gula darah Anda.

Mengonsumsi alpukat juga dikaitkan dengan peningkatan kualitas diet secara signifikan menurunkan berat badan dan indeks massa tubuh (BMI). Hal ini membuat alpukat menjadi camilan yang ideal untuk penderita diabetes, terutama karena obesitas meningkatkan kemungkinan terkena diabetes.

3. Kacang

Sebagian besar jenis kacang mengandung serat dan rendah karbohidrat bersih, meskipun beberapa memiliki kadar lebih dari yang lain.

Penelitian pada berbagai jenis kacang menunjukkan bahwa konsumsi secara teratur dapat mengurangi peradangan dan menurunkan gula darah, HbA1c (penanda penderita gula darah jangka panjang), dan kadar kolesterol LDL (jahat).Kacang juga dapat membantu penderita diabetes meningkatkan kesehatan jantung mereka.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

4. Beberapa jenis ikan

Salmon

Salmon, sarden, herring, ikan teri, dan mackerel adalah sumber asam lemak omega-3 DHA dan EPA, yang memiliki manfaat besar bagi kesehatan jantung.Mendapatkan cukup lemak ini secara teratur sangat penting bagi penderita diabetes, yang memiliki peningkatan risiko penyakit jantung dan stroke.

DHA dan EPA melindungi sel-sel yang melapisi pembuluh darah Anda, mengurangi penanda peradangan, dan dapat membantu meningkatkan fungsi arteri Anda.

Penelitian menunjukkan bahwa orang yang makan ikan berlemak secara teratur memiliki risiko lebih rendah terkena sindrom koroner akut, seperti serangan jantung, dan lebih kecil kemungkinannya untuk meninggal karena penyakit jantung. Ikan juga merupakan sumber protein berkualitas tinggi yang membantu Anda merasa kenyang dan membantu menstabilkan kadar gula darah.

5. Greek Yogurt

Studi menunjukkan yogurt dan makanan susu lainnya dapat menyebabkan penurunan berat badan dan peningkatan komposisi tubuh pada penderita diabetes tipe 2.

Tingginya kadar kalsium, protein, dan jenis lemak khusus yang disebut asam linoleat terkonjugasi (CLA) yang ditemukan dalam yogurt dapat membantu Anda kenyang lebih lama.Terlebih lagi, Greek Yogurt hanya mengandung 6-8 gram karbohidrat per porsi, yang lebih rendah dari yogurt konvensional.

6. Telur

Konsumsi telur secara teratur dapat mengurangi risiko penyakit jantung dalam beberapa cara. Telur dapat mengurangi peradangan, meningkatkan sensitivitas insulin, meningkatkan kadar kolesterol HDL (baik), dan mengubah ukuran dan bentuk kolesterol LDL (jahat) Anda.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini