Share

Tips Minum Jamu yang Aman, Sembarangan Malah Bikin Ginjal Rusak Loh

Martin Bagya Kertiyasa, Okezone · Rabu 16 November 2022 15:33 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 16 298 2708731 tips-minum-jamu-yang-aman-sembarangan-malah-bikin-ginjal-rusak-loh-3fb0LwAyFP.jpg Ilustrasi Jamu. (Foto: Shutterstock)

JAMU, salah satu minuman khas Indonesia turun temurun yang digemari banyak orang. Jamu merupakan paduan dari rempah-rempah asli Indonesia dengan segudang manfaat yang menyertainya.

Banyak orang lebih memilih jamu sebagai pengobatan alami, karena dipercaya minim efek samping. Tapi, belakangan ini jamu pun sudah diproduksi secara massal, melewati produksi pabrik.

Oleh karena itu, walaupun memiliki banyak manfaat, konsumsi dan pemilihan jamu harus sangat hati-hati. Sebab, saat ini banyak produsen jamu yang menambahkan senyawa atau bahan kimia lain yang justru membahayakan kesehatan ginjal.

Jamu pun harus memenuhi syarat untuk lolos uji BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan). Biasanya jamu yang tidak lulus BPOM akan mengiming-imingi konsumen dengan efek instan setelah meminumnya.

Bila jamu yang tidak memenuhi syarat dikonsumsi jangka panjang, dampak yang akan terjadi adalah gangguan kesehatan. Endapan-endapan zat jamu dapat meningkatkan kerja ginjal, sehingga lama-kelamaan dapat terjadi gagal ginjal.

Jamu

Konsumsi jamu tidak disarankan untuk orang sakit terutama penyakit ginjal, atau tengah menjalani pengobatan. Kerusakan pada ginjal akan bertambah parah akibat peningkatan kerja ginjal setelah mengonsumsi jamu.

Tapi, jamu yang telah lolos BPOM tentunya tidak berbahaya jika dikonsumsi sesuai aturan. Oleh sebab itu, lebih jelilah saat membeli jamu untuk diminum. Berikut beberapa tips untuk mengetahui apakah jamu yang kamu pilih sudah memenuhi syarat, seperti dilansir dari KlikDokter:

- Pilihlah jamu yang sudah mendapatkan nomor registrasi dan logo “Jamu” dari BPOM

- Periksa kemasan, mulai dari tulisan, komposisi, pabrik pembuat, dan informasi penting lainnya terkait kondisi kesehatan. Jika ada yang mencurigakan dari jamu tersebut, lebih baik jangan dikonsumsi

- Belilah jamu langsung dari toko khusus herbal tepercaya. Penyimpanan jamu yang tidak sesuai dapat merusak kandungan dan manfaat jamu

- Bila sedang dalam pengobatan atau sakit, konsumsi obat medis tetap harus diutamakan. Konsultasikan jamu kepada dokter kalau hendak mengonsumsinya

- Imbangi konsumsi jamu dengan minum air putih yang banyak, untuk membantu kerja ginjal dalam membersihkan endapan senyawa jamu yang menumpuk di dalamnya

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Pada dasarnya tidak ada larangan mengonsumsi jamu dalam dunia medis, asalkan jamu yang dikonsumsi telah lulus uji BPOM. Jika kamu ingin minum jamu setiap hari, penting untuk melihat label BPOM dan aturan pakainya.

Cermati apakah jamu tersebut aman dikonsumsi setiap hari atau tidak. Jika tidak, jangan coba-coba minum jamu itu setiap hari.

Ada baiknya berkonsultasi kepada dokter terlebih dahulu sebelum membeli atau mengonsumsi jamu. Sehebat apa pun khasiatnya, obat herbal atau jamu tidak dapat menggantikan peran obat medis sebagai terapi utama penyakit.

Sejauh ini, pembuktian khasiat jamu pun hanya berdasarkan pengalaman atau data empiris, bukan uji ilmiah dan uji klinis. Jadi, manfaat jamu untuk kesehatan juga masih belum bisa terkonfirmasi secara saintifik.

Kamu boleh mengonsumsi jamu sebagai pelengkap pengobatan, tentunya setelah berkonsultasi dengan dokter. Jangan lupa, ikuti berbagai tips di atas sebelum membeli jamu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini