Share

3 Jenis Teh yang Bisa Perpanjang Kualitas Hidup, Tapi Minumnya Tanpa Gula Ya

Martin Bagya Kertiyasa, Okezone · Rabu 16 November 2022 17:33 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 16 298 2708828 3-jenis-teh-yang-bisa-perpanjang-kualitas-hidup-tapi-minumnya-tanpa-gula-ya-YBk35mfGgb.jpg Ilustrasi Teh. (Foto: Shutterstock)

TEH memang menjadi salah satu minuman sehat yang bisa menjadi penangkal radikal bebas. Teh memang memiliki banyak kandungan antioksidan yang cukup populer bagi masyarakat Indonesia.

Tapi, konsumsi teh yang baik adalah konsumsi teh tanpa gula. Tak hanya terkenal dengan rasa dan aromanya, teh yang dikonsumsi tanpa gula ternyata punya banyak manfaat untuk kesehatan.

Kebiasaan rutin mengonsumsi teh tanpa gula pun bisa meningkatkan kualitas hidup. Tapi, sebelum memulai kebiasaan tersebut, kamu perlu tahu jenis-jenis teh seperti berikut, seperti dilansir dari KlikDokter.

Teh Olong

Teh Hijau

Teh hijau adalah jenis teh yang tidak melalui proses oksidasi. Proses oksidasi bisa terjadi jika daun teh dibiarkan pada ruangan selama beberapa hari sampai daun berubah kecokelatan.

Namun, oksidasi teh hijau dicegah dengan langsung dipanaskan setelah dipetik. Cara ini dapat melemahkan enzim pemicu reaksi oksidasi dalam teh. Kadar kafein dalam teh hijau juga termasuk paling rendah jika dibandingkan jenis teh lain. Teh hijau juga identik dengan minuman masyarakat Jepang.

Teh Oolong

Teh oolong adalah teh yang melalui proses oksidasi sebagian. Ini artinya, daun teh dibiarkan beberapa saat sampai sebagian warnanya berubah menjadi kecokelatan. Teh oolong cukup terkenal di negara Taiwan dan daerah selatan Cina seperti di Provinsi Fujian.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Teh Hitam

Teh hitam adalah jenis teh yang melewati proses oksidasi penuh. Saat proses pengeringan dan pelayuan, daun teh dibiarkan mengering dan berubah warna secara alami tanpa menggunakan pemanas tambahan. Cara tersebut bertujuan agar enzim oksidator dalam teh bekerja lebih optimal selama proses reaksi oksidasi.

Teh hitam memiliki kadar kafein tertinggi jika dibandingkan dengan jenis teh lainnya. Penghasil teh hitam terkenal berasal dari India dan Sri Lanka. Tahukah kamu, selama ini teh yang sering dikonsumsi orang Indonesia adalah jenis teh hijau. Meskipun seduhan teh berwarna cokelat kehitaman, tetapi jenisnya termasuk teh hijau.

Menurut data BPS, 80 persen ekspor teh dari Indonesia adalah jenis teh hitam. Selain teh hitam, Indonesia juga banyak memproduksi teh hijau dan kurang dari 20 persen total ekspor pun dalam bentuk teh hijau.

Apakah kamu termasuk orang yang suka minum teh? Rutin mengonsumsi teh, terutama tanpa gula, ternyata punya segudang manfaat untuk tubuh. Beberapa khasiat teh tawar antara lain melindungi tubuh dari kanker, mengurangi risiko penyakit jantung, diabetes, dan obesitas, serta meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini