Share

Curhat Desainer Muda Asal Indonesia Gak Tidur 29 Jam Demi Tampil Paripurna di Thailand Fashion Week 2023

Muhammad Sukardi, Okezone · Senin 21 November 2022 20:17 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 21 612 2712039 curhat-desainer-muda-asal-indonesia-gak-tidur-29-jam-demi-tampil-paripurna-di-thailand-fashion-week-2023-NTiIo7wZHc.jpg ISWI Fashion Academy (Foto: Faisal Rahman)

PERCAYALAH, buah dari kerja keras adalah kesuksesan. Hal itu juga yang diamini 7 mahasiswi ISWI Fashion Academy yang sebentar lagi akan tampil di Thailand Fashion Week 2023.

Ada satu momen yang benar-benar memorable untuk para mahasiswi itu, yaitu saat mereka tidak tidur dalam waktu lebih dari 24 jam untuk menyelesaikan 10 looks kolaborasi ISWI Fashion Academy X Ida Wachyuni.

ISWI Fashion Academy

"Kami tidak tidur 29 jam untuk menyelesaikan 10 looks kolaborasi ISWI Fashion Academy X Ida Wachyuni. Bukan sesuatu yang mudah, tapi kami bangga AKAN hasil akhirnya," kata Prajna Ayu Majedah, salah seorang mahasiswi, saat diwawancarai MNC Portal, Senin (21/11/2022).

Dalam proses penciptaan koleksi kolaborasi, hal paling menantang adalah saat harus membuat bentuk Burung Enggang dari Kalimantan Tengah yang menjadi ikon koleksi tersebut.

"Pembuatan embroidery burungnya itu handmade alias dibuat oleh tangan. Beberapa potongan item lainnya pun dikerjakan dengan tangan langsung. Jadi, bisa dibilang ini tuh koleksi semi couture," tambah Dena, sapaan akrab Prajna Ayu.

ISWI Fashion Academy

Koleksi Burung Enggang itu sendiri punya makna di baliknya. Menurut Ida Wachyuni yang merupakan otak di balik tema tersebut, Burung Enggang diibaratkan sebagai harapan bahwa budaya Indonesia dapat dilihat dan dinikmati di tingkat Internasional.

"Koleksi ini terinspirasi dari filosofi Burung Enggang asal pedalaman Kalimantan Tengah yang bermakna sebagai satu tanda kedekatan masyarakat Indonesia dengan alam sekitarnya," tutur Yuni.

ISWI Fashion Academy

Ada satu desain koleksi yang memperlihatkan embroidery seperti sayap burung merangkul dari belakang. Ini artinya seperti Ida Wachyuni merangkul generasi muda dan mendukung mereka dalam membuat karya.

Gaya klasik-elegan ditonjolkan dalam koleksi kolaborasi ini. Tapi yang menariknya, identitas Indonesia tetap ditonjolkan lewat embroidery burung dan permainan aksesori sayap burung.

Total 1 bulan persiapan 7 mahasiswi ISWI Fashion Academy untuk menyajikan koleksi young and edgy dengan sentuhan keindahan Indonesia. Total ada 20 looks yang dihadirkan di 2 slot Thailand Fashion Week 2023.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Untuk koleksi kedua yang merupakan hasil kolaborasi ISWI Fashion Academy X Rumah Ampiek, para desainer muda ini lebih berkreasi dengan material yang sudah disediakan pihak kolaborator dalam hal ini oleh Owner Rumah Ampiek, Emi Alaydrus.

"Ya, kami sediakan material untuk para mahasiswi ISWI untuk kemudian dikreasikan sesuai dengan ide muda mereka. Kami hanya memberikan tema utama, namun pengembangan dilakukan oleh para mahasiswi," terang Emi.

"Hasil akhirnya, saya amat bangga dengan buah tangan para mahasiswi ini. Mereka berhasil merealisasikan ide yang ada di kepala saya, bahkan melebihi ekspektasi saya. Luar biasa," tambahnya.

So, kita semua tentu ikut bangga dengan hadirnya Indonesia di runway Thailand Fashion Week 2023. Semoga semakin banyak anak muda Indonesia yang membanggakan Indonesia dengan cara mereka sendiri, tentunya yang positif.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini