Share

Berkaca pada Bencana di Cianjur, Ini 5 Tips Agar Anak Tetap Aman saat Gempa!

Vivin Lizetha, Okezone · Rabu 23 November 2022 14:45 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 23 612 2713149 berkaca-pada-bencana-di-cianjur-ini-5-tips-agar-anak-tetap-aman-saat-gempa-Rs7CLH4WeQ.jpg Korban gempa Cianjur. (foto: Istimewa)

GEMPA bumi melanda Cianjur, Jawa Barat pada Senin (21/11/2022) siang. Gempa berkekuatan 5.6 magnitudo itu menyebabkan 58.362 orang mengungsi karena kehilangan tempat tinggal.

Tak hanya itu, per Selasa (22/11/2022) sore tercatat korban meninggal dunia sebanyak 268 jiwa. Dari jumlah tersebut, 122 korban telah teridentifkasi.

 Cara Agar Anak Tetap Aman saat gempa

Lebih dari seribu orang juga mengalami luka. Rata-rata korban mengalami luka berat di bagian kepala akibat tertimpa reruntuhan bangunan.

Menurut Bupati Cianjur, Jawa Barat, Herman Suherman pada Senin (21/11/2022), mayoritas korban gempa adalah anak-anak. Rata-rata mereka mengalami patah tulang akibat tertimpa reruntuhan.

Gempa bumi pada dasarnya tidak berbahaya. Namun efek bergeseran yang cukup kuat membuat bangunan di permukaan tanah menjadi rusak. Tak jarang bangunan yang rusak akibat guncangan tersebut yang membahayakan orang di dalamnya, termasuk anak-anak.

Untuk itu, penting bagi orang tua untuk mengajari anak tips selamat saat gempa bumi. Dikutip dari Save the Children, berikut tips agar anak tetap aman saat gempa.

1. Kenalkan tentang gempa

Jelaskan kepada anak apa yang terjadi saat gempa. Gunakan kata-kata sederhana yang sesuai dengan usianya. Buat rencana darurat gempa untuk seluruh keluarga, rencana evakuasi dan lokasi pertemuan. Tekankan bahwa keselamatan adalah prioritas utama.

2. Temukan tempat aman di rumah

Identifikasi dan diskusikan tempat teraman saat gempa di rumah. Beri tahu anak-anak untuk segera pergi ke sana jika merasakan gempa. Tempat paling aman adalah ruang interior rumah tanpa jendela, seperti kamar mandi atau kloset. Jika memungkinkan, berlindunglah di bawah sesuatu yang kokoh, seperti meja yang berat.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

3. Berlatih simulasi gempa

Setelah membuat rencana evakuasi gempa dan membicarakannya dengan anak-anak, saatnya untuk berlatih. Mempraktikkan latihan gempa akan membantu anak-anak memahami apa yang harus dilakukan dan bagaimana tetap aman saat terjadi gempa.

4. Pelajari tindak kedaruratan sekolah anak

Jika sekolah anak atau tempat penitipan anak berada di area yang berisiko gempa bumi, cari tahu bagaimana rencana darurat mereka menangani gempa bumi. Pelajari prosedur mereka untuk evakuasi, cara memberi tahu orang tua dan lokasi penjemputan alternatif.

5. Selalu perbarui informasi kontak

Nomor telepon, alamat, dan hubungan selalu berubah. Selalu perbarui kontak darurat guru di sekolah atau penitipan anak. Dengan demikian saat terjadi gempa bumi, Anda akan tahu di mana anak Anda berada dan siapa yang dapat menjemput mereka.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini