Share

MLA Gandeng 3 Chef Perkaya Sajian Daging Domba Australia

Nurul Amanah, Okezone · Sabtu 26 November 2022 22:51 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 26 612 2715449 mla-gandeng-3-chef-perkaya-sajian-daging-domba-australia-SFjgM9K6SE.JPG Chef MLA. (Foto: MPI)

TINGKAT konsumsi daging di Indonesia, khususnya daging merah (sapi, kambing, dan domba) jauh lebih rendah dibandingkan negara-negara ASEAN lainnya. Padahal, asupan protein hewani penting bagi tubuh. Kekurangan protein, terutama protein hewani, bisa berakibat pada lambannya pertumbuhan badan dan juga tingkat kecerdasan anak-anak.

Menurut data Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) yang dirilis pada 2018, konsumsi daging pada masyarakat Indonesia pada 2017 baru mencapai rata-rata 1,8 kg untuk daging sapi, 7 kg daging ayam, 2,3 kg daging babi, dan 0,4 kg daging kambing.

Menyadari hal itu, Meat & Livestock Australia (MLA) bersama dengan Hotel bintang-5 Archipelago Group memprakarsai acara South East Asia Six Hands Lambassador untuk mempromosikan konsumsi daging domba Australia di kalangan konsumen Indonesia.

Trade Development Manager MLA, Siti Nur Aini mengakui bahwa angka impor daging domba ke Indonesia masih sedikit ketimbang daging merah lainnya seperti kambing dan sapi karena tingkat konsumsi yang rendah.

MLA

"Angka impor daging domba memang lebih kecil dibandingkan daging sapi. Bahkan, daging merah secara umum juga masih kecil. Banyak pula orang yang seringkali salah persepsi mengenai daging domba yang disangka daging kambing,"ungkap Aini saat ditemui usai peluncuran South East Asia Six Hands Lambassador di Jakarta Selatan, Sabtu (26/11/2022).

Dalam program South East Asia Six Hands Lambassador yang akan berlangsung dari 26 November hingga 3 Desember 2022, Chef A.S. Windoe dari Indonesia akan berkolaborasi dengan Chef Francis Thuan dari Vietnam dan Chef Yakup T. dari Thailand dalam mempromosikan menu South East Asia Six Hands Lambassador di The Grove Suites, Jakarta di bawah naungan Hotel bintang-5 Archipelago Group.

Selama masa promosi, akan ada tiga menu dari tiga chef yang tersedia untuk disantap. Pengunjung dapat menantikan hidangan daging domba yang disiapkan dengan gaya kuliner yang berbeda. Menu Crusted Lamb Rack ala Chef A.S. Windoe ( Indonesia) sedangkan Chef Francis Thuan ( Vietnam) akan menyiapkan menu Lamb Shoulder Rack, dan menu Khao Soi Lamb Shank dari Chef Yakup T. ( Thailand).

Melihat Indonesia sebagai negara dengan mayoritas penduduk beragama Islam, Siti Nur Aini juga memastikan bahwa seluruh daging domba Australia yang dipasarkan, termasuk yang akan dihidangkan oleh ketiga chef, sudah bersertifikat halal dari MUI.

"Kami bekerja sama dengan pemerintah Australia untuk memastikan bahwa semua daging domba dan sapi punya kualitas terbaik dan halal, karena Indonesia hanya terima yang halal untuk domba dan sapi. Kita bekerja sama dengan MUI memastikan bahwa seluruh daging domba yang dipasarkan di Indonesia bersertifikat halal," ungkap Aini.

Baca Juga: Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Solusi PowerEdge Gen 15 Server

Follow Berita Okezone di Google News

(mrt)

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini