Share

6 Makanan dan Minuman yang Harus Dihindari Penderita Diabetes

Kiki Oktaliani, MNC Portal · Minggu 27 November 2022 12:41 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 27 298 2715655 6-makanan-dan-minuman-yang-harus-dihindari-penderita-diabetes-pMQtcHCwjK.jpg Minuman manis (Foto: Food fanatic)

DIABETES merupakan penyakit kronis yang tak hanya dialami oleh orang dewasa namun juga anak-anak di seluruh dunia. Diabetes mellitus atau yang dikenal dengan kencing manis/penyakit gula merupakan penyakit dimana kadar gula dalam darah cukup tinggi karena tubuh tidak dapat melepaskan atau menggunakan insulin sehingga gula didalam darah tidak dapat dimetabolisme.

Diabetes yang tidak terkontrol menimbulkan berbagai konsekuensi serius, termasuk penyakit jantung, penyakit ginjal, kebutaan, dan komplikasi lainnya.

Menjaga makan-makanan tertentu bisa membantu Anda menjaga kadar insulin pada tubuh. Mempertahankan asupan karbohidrat rendah juga dapat membantu mengurangi risiko komplikasi diabetes. Karena itu, penting untuk menghindari makanan dan minuman yang tercantum di bawah ini, yang dilansir dari Healthline.

 minuman manis

1. Minuman yang dimaniskan dengan gula

Minuman manis adalah pilihan minuman terburuk bagi penderita diabetes. Pertama, jenis minuman ini sangat tinggi karbohidrat seperti Es teh manis dan limun dalam jumlah yang sama masing-masing mengandung hampir 45 gram karbohidrat secara eksklusif dari gula. Selain itu, minuman ini sarat dengan fruktosa, yang sangat berhubungan dengan resistensi insulin dan diabetes. Penelitian menunjukkan bahwa mengkonsumsi minuman yang dimaniskan dengan gula dapat meningkatkan risiko kondisi terkait diabetes seperti penyakit hati berlemak.

Terlebih lagi, kadar fruktosa yang tinggi dalam minuman manis dapat menyebabkan perubahan metabolisme yang meningkatkan lemak perut dan kadar kolesterol dan trigliserida yang berpotensi berbahaya.

Untuk membantu mengontrol kadar gula darah dan mencegah risiko penyakit, konsumsilah air putih, atau es teh tawar dari pada minuman manis.

2. Lemak trans

Lemak trans buatan sangatlah tidak sehat. Lemak trans dibuat dengan menambahkan hidrogen ke asam lemak tak jenuh untuk membuatnya lebih stabil.

Lemak trans biasanya terkandung di dalam margarin, selai kacang, krimer, dan makan makanan beku. Selain itu, produsen makanan sering menambahkan ke makanan panggang lainnya untuk membantu memperpanjang umur simpan produk.

Meskipun lemak trans tidak secara langsung meningkatkan kadar gula darah, lemak trans dikaitkan dengan peningkatan peradangan, resistensi insulin, dan lemak perut, serta menurunkan kadar kolesterol HDL (baik) dan gangguan fungsi arteri.

 BACA JUGA:Anak Lebih Suka Minuman Manis, Begini Triknya agar Konsumsi Air Mineral

3. Roti putih, nasi, dan pasta

Roti putih, nasi, dan pasta adalah makanan olahan berkarbohidrat tinggi. Makan roti, bagel, dan makanan olahan tepung lainnya telah terbukti meningkatkan kadar gula darah secara signifikan pada penderita diabetes tipe 1 dan tipe 2.

Tanggapan ini tidak secara khusus untuk produk yang dibuat dengan tepung putih olahan. Dalam sebuah penelitian, pasta bebas gluten juga terbukti meningkatkan gula darah, namun jenis berbahan dasar nasi memiliki efek terbesar.

Studi lain menemukan bahwa makanan tinggi karbohidrat tidak hanya meningkatkan gula darah tetapi juga menurunkan fungsi otak pada penderita diabetes tipe 2 dan gangguan mental. Makanan olahan ini mengandung sedikit serat. Dimana serat membantu memperlambat penyerapan gula ke dalam aliran darah.

Dalam penelitian lain, mengganti makanan rendah serat ini dengan makanan berserat tinggi terbukti secara signifikan menurunkan kadar gula darah pada penderita diabetes. Apalagi, penderita diabetes mengalami penurunan kolesterol. Peningkatan konsumsi serat juga meningkatkan mikrobiota usus, yang mungkin menyebabkan peningkatan resistensi insulin.

Baca Juga: Aksi Nyata 50 Tahun Hidupkan Inspirasi, Indomie Fasilitasi Perbaikan Sekolah untuk Negeri

Follow Berita Okezone di Google News

4. Yoghurt rasa buah

 Yoghurt polos bisa menjadi pilihan yang baik untuk penderita diabetes. Yogurt rasa biasanya dibuat dari susu tanpa lemak atau rendah lemak dan sarat dengan karbohidrat dan gula.

Faktanya, dalam 245 gram porsi yogurt rasa buah atau dengan parasa lain mungkin mengandung hampir 31 gram gula, artinya hampir 61% kalorinya berasal dari gula.

Banyak orang menganggap yogurt beku sebagai alternatif sehat untuk es krim. Namun, kandungan gulanya bisa sama banyak atau bahkan lebih banyak daripada es krim. Daripada memilih yogurt gula tinggi yang dapat meningkatkan gula darah dan insulin Anda, pilihlah yogurt susu murni yang tidak mengandung gula dan mungkin bermanfaat untuk nafsu makan, pengendalian berat badan, dan baik untuk kesehatan usus.

5. Sereal

Sarapan menggunakan sereal bisa menjadi salah satu cara terburuk untuk memulai hari jika Anda menderita diabetes. Terlepas dari klaim kesehatan pada kemasannya, kebanyakan sereal diproses dengan baik dan mengandung jauh lebih banyak karbohidrat daripada yang disadari banyak orang.

Selain itu, sereal mengandung sangat sedikit protein, nutrisi yang dapat membantu Anda merasa kenyang dan puas sekaligus menjaga kadar gula darah Anda tetap stabil sepanjang hari. Bahkan beberapa sereal sarapan "sehat" sekalipun bukanlah pilihan yang baik bagi penderita diabetes.

Misalnya pada 56 gram granola mengandung 44 gram karbohidrat, sedangkan Grape Nuts mengandung 47 gram. Terlebih lagi, masing-masing menyediakan tidak lebih dari 7 gram protein per sajian.

Untuk menjaga agar gula darah dan rasa lapar tetap terkendali, lewati sebagian besar sereal dan pilihlah sarapan rendah karbohidrat berbasis protein.

 

6. Buah kering

Buah merupakan sumber beberapa vitamin dan mineral penting, termasuk vitamin C dan potasium. Saat buah dikeringkan, prosesnya mengakibatkan hilangnya air yang mengarah ke konsentrasi nutrisi yang lebih tinggi. Sayangnya, kandungan gulanya juga menjadi lebih pekat.

Pada 151 gram anggur mengandung 27,3 gram karbohidrat, termasuk 1,4 gram serat. Sebaliknya, 145 gram kismis mengandung 115 gram karbohidrat, 5,4 diantaranya berasal dari serat.

Oleh karena itu, kismis mengandung karbohidrat empat kali lebih banyak daripada anggur. Jenis buah kering lainnya sama-sama lebih tinggi karbohidratnya daripada buah segar. Jika Anda menderita diabetes, Anda tidak harus berhenti makan buah sama sekali. Anda bisa mengkonsumsi buah-buahan rendah gula seperti buah berry segar atau apel kecil, juga dapat memberikan manfaat kesehatan sekaligus menjaga gula darah Anda dalam kisaran target.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini