Share

Sering Berdebat? Jangan-jangan Terkena Sindrom 'Suami Menyedihkan'!

Raden Yusuf Nayamenggala, MNC Portal · Minggu 27 November 2022 11:14 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 27 612 2715628 sering-berdebat-jangan-jangan-terkena-sindrom-suami-menyedihkan-tTySpxX1Gr.png Ilustrasi sindrom suami menyedihkan. (foto:

TAK selamanya "suami menyedihkan" itu yang takut sama istri. Terkadang tampak dari tindakan suami itu sendiri sehari-hari.

Saat suami selalu kesal, cemas dan frustasi karena alasan tertentu, mungkin disebabkan karena berbagai hal. Seperti stres, kurang tidur, ketidakseimbangan hormon, kemarahan dan sebagainya.

 Sindrom suami menyedihkan

Berbagai hal negatif tersebut bisa membuat siapapun merasa sangat frustasi, dan juga berdampak langsung pada kehidupan dan hubungan. Mungkin suami merasa sangat kecewa karena stres dan berbagai kecemasan.

Untuk mengatasi hal itu, mereka harus menyadari apa penyebab utama Sindrom 'Suami Menyedihkan.' Seperti yang dikutip dari laman timesofindia, penurunan kadar testosteron suami seiring bertambahnya usia, merupakan tanda utama sindrom "suami yang menyedihkan."

Berikut ini adalah beberapa tanda yang mengindikasikan seorang suami mungkin mengalami sindrom tersebut.

1. Mencari-cari kesalahan istri

Suami akan berusaha mencari kesalahan dalam diri istri, dan hal-hal yang istri lakukan. Apapun hal yang istri lakukan akan mengganggunya. Suami akan mengeluh tentang segalanya. Istri mungkin akan merasa bahwa tidak ada hal yang bisa ia lakukan untuk memuaskan dan menyenangkannya.

2. Abaikan istri

Apabila sang sami sudah tidak memperhatikan dan mengabaikan istrinya terus menerus, maka itu merupakan tanda utama suami menderita sindrom suami yang sengsara. Terlepas dari upaya istri, dia mungkin menghindari dan tidak memenuhi kebutuhan istri.

Baca Juga: Ikut Acara Offline BuddyKu Fest, Cara Jadi Content Creator Handal Zaman Now!

Baca Juga: Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Solusi PowerEdge Gen 15 Server

Follow Berita Okezone di Google News

3. Sering berdebat

Saat suami frustasi, dia kan berusaha berdebat dengan istri untuk melampiaskan semua frustasinya. Percakapan akan berubah menjadi argumen dan dia akan mencari cara untuk menyerang istri dan membuatnya terlihat bersalah.

4. Tidak suka dengan pembicaraan masa depan 

Saat menderita sindrom tersebut, suami akan menghindari berbicara tentang masa depan sama sekali. Bagi setiap pasangan yang sudah menikah, merencanakan masa depan merupakan hal yang lumrah terjadi. Tapi, bila suami berusaha menghindari hal itu dengan segala cara dan mengalihkan topik, maka istri perlu melakukan percakapan serius dengannya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini