Share

Menghitung Nutrisi Tepung Kelapa dan 5 Manfaatnya untuk Kesehatan Tubuh

Martin Bagya Kertiyasa, Okezone · Kamis 01 Desember 2022 18:34 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 01 298 2718699 menghitung-nutrisi-tepung-kelapa-dan-5-manfaatnya-untuk-kesehatan-tubuh-2dQzGV2p1R.jpg Ilustrasi Tepung Kelapa. (Foto: Shutterstock)

BUAH kelapa memang memiliki banyak manfaat, daging dan air kelapa memang mengandung banyak manfaat. Kelapa pun tinggi serat, bebas gluten, dan rendah karbohidrat.

Tapi, bukan hanya dikonsumsi langsung, buah kelapa juga bisa diolah menjadi tepung. Selain lezat, ada banyak sekali manfaat tepung kelapa untuk kesehatanmu. Tepung kelapa awalnya berasal dari Filipina. Dalam proses pembuatannya, daging buah kelapa diambil, diparut, dan diperas untuk menghasilkan cairan santan.

Hasil parutan daging kelapa yang sudah diperas tadi akan dikeringkan. Setelah kering, parutan daging kelapa dipanggang di oven dengan suhu rendah, lalu ditumbuk halus sampai butirannya menjadi seperti tepung.

Tepung kelapa ini mulai familier di Indonesia karena banyak dikonsumsi para pejuang diet ketofastosis. Bagaimana tidak populer, tepung kelapa mengandung karbohidrat rendah yang menjadi aturan wajib untuk asupan diet keto.

Selain itu, tepung buah tropis ini mengandung tinggi serat plus tidak mengandung gluten yang baik untuk orang dengan penyakit celiac. Berikut rincian nutrisi dalam secangkir (112 gram) tepung kelapa, seperti dilansir dari KlikDokter.

Tepung Kelapa

Karbohidrat 64 gram

Serat 40 gram

Gula 8 gram

Lemak 16 gram

Protein 6 gram

Zat besi 20 persen

Selain baik dikonsumsi oleh mereka yang sedang diet atau punya alergi gluten, tepung kelapa juga punya banyak manfaat lainnya. Berikut adalah manfaat tepung kelapa untuk kesehatan yang sayang jika dilewatkan:

1. Menjaga Kadar Gula Darah Tetap Normal

Di dalam seperempat cangkir (30 gram) tepung kelapa, mengandung 40 persen kebutuhan serat harian, bahkan 10 kali lebih banyak dari tepung gandum. Karena kandungan seratnya tinggi, tepung kelapa dianggap berguna untuk menjaga kadar gula darah tetap normal. Sebab, serat memperlambat penyerapan gula untuk masuk ke dalam aliran darah.

Hal ini tentu saja menguntungkan bagi orang dengan kondisi diabetes. Jadi, bagi penderita diabetes, mengonsumsi kue atau makanan lain yang terbuat dari tepung kelapa patut dicoba.

2. Membantu Melawan Infeksi

Penelitian yang dipublikasikan Asian Pacific Journal of Tropical Medicine mengatakan, buah kelapa bisa membantu mengatasi infeksi. Di dalam buah kelapa, ditemukan zat asam laurat dan monolaurin yang efektif melawan infeksi bakteri Staphylococcus aureus dan jamur Candida albicans. Kendati demikian, penelitian tersebut baru sebatas uji coba pada hewan. Masih butuh penelitian lanjutan untuk melihat manfaatnya pada manusia.

Baca Juga: Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Solusi PowerEdge Gen 15 Server

Follow Berita Okezone di Google News

3. Meningkatkan Kesehatan Jantung

Tepung kelapa punya manfaat tersendiri bagi kesehatan jantung. Dengan mengonsumsi 15-25 gram serat kelapa setiap hari dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (low-density lipoprotein/ LDL) hingga 9 persen dan trigliserida hingga 22 persen. Tak hanya itu, kandungan asam laurat dalam kelapa diduga dapat membantu membunuh bakteri penyebab plak di arteri. Plak pada arteri ini jika dibiarkan akan memicu penyakit jantung.

4. Bagus untuk Menurunkan Berat Badan

Di samping serat, kandungan protein pada tepung kelapa dinilai dapat menunjang proses penurunan berat badan yang sehat. Baik serat maupun protein memang membantu perut kenyang lebih lama dan tak lapar berlebihan.

Meski begitu, jangan hanya mengandalkan tepung kelapa jika ingin memiliki berat badan ideal. Kamu harus menginmbanginya dengan gaya hidup sehat yang lain, misalnya olahraga teratur. Hitung berat badan idealmu dengan Kalkulator BMI di KlikDokter, agar kamu bisa mengetahui indeks massa tubuh dan terhindar dari masalah kesehatan.

5. Menjaga Kesehatan Pencernaan

Apalagi fungsi tepung kelapa lainnya? Ternyata, tepung kelapa amat baik untuk sistem pencernaan! Ini karena kandungan seratnya yang tinggi, terutama serat tidak larut, sehingga dapat menambah jumlah tinja dan memindahkan makanan dengan lancar melalui usus. Otomatis ini bisa menurunkan risiko sembelit.

Studi menunjukkan bahwa pola makan tinggi serat dapat mengurangi risiko sejumlah masalah kesehatan yang berkaitan dengan saluran pencernaan, termasuk kanker usus besar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini