Share

Jelang Menikah, Kaesang dan Erina Gudono Jalani Tradisi Pingitan, Apa Tujuannya?

Wiwie Heriyani, MNC Portal · Kamis 01 Desember 2022 16:10 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 01 612 2718689 jelang-menikah-kaesang-dan-erina-gudono-jalani-tradisi-pingitan-apa-tujuannya-xdXUBiUk1M.JPG Kaesang dan Erina, (Foto: Iluminen-Instagram @erinagudono)

KAESANG Pangarep dan Erina Gudono tengah menjalani tradisi pingitan, menjelang pernikahannya yang akan digelar pada 10 Desember 2022.

Hal itu diketahui dari unggahan stories di akun Instagram mereka masing-masing pada Rabu 30 November lalu. Keduanya terlihat sama-sama menyampaikan salam perpisahan.

“Sampai ketemu lagi di meja akad,” tulis Kaesang Pangarep, melalui akun Instagramnya, @kaesangp

“Sampai bertemu lagi di…,” balas Erina.

Tradisi adat pingitan sendiri memang banyak dan lumrah dilakukan para calon pengantin adat Jawa. Secara tradisi, pingit adalah sebuah tradisi yang biasanya dilakukan oleh calon pengantin berdarah Jawa menjelang gelaran hari pernikahan.

Umumnya, tradisi pingitan menjadi proses di mana calon pengantin wanita tidak diperkenankan untuk bepergian ke luar rumah, termasuk menemui calon suaminya sendiri dalam kurun waktu tertentu.

Jika jaman sekarang biasanya pingitan dijalani calon mempelai selama 1 sampai 2 minggu, berbeda dengan jaman dahulu yang bisa sampai berlangsung setidaknya sebulan hingga dua bulan, tergantung kesanggupan dari kedua calon mempelai.

Follow Berita Okezone di Google News

Disebutkan lebih lanjut, tradisi pingitan bagi calon pengantin wanita yang dilarang ke luar rumah biasanya diawali dengan beberapa ritual tertentu. Calon pengantin wanita wajib melakukan ritual dibalub-balubi atau cengkrongan paes sebelum dipingit.

Menurut kepercayaan, konon calon mempelai wanita mempunyai ‘darah manis’. Maka dari itu, rentan akan gangguan yang sifatnya tidak terlihat. Sehingga untuk menjaga diri dari segala hal atau sesuatu yang buruk, maka dilakukan prosesi pingitan.

Tidak hanya itu, tradisi ini digadang-gadang mendatangkan banygak manfaat untuk calon pengantin perempuan. Salah satunya agar sang pengantin bisa terlihat ‘manglingi’ pada saat pernikahan berlangsung, karena aura calon pengantin wanita yang bisa lebih terpancar.

Selama proses pingitan, perawatan dilakukan menggunakan ramuan tradisional yang diramu khusus wanita. Perawatan tersebut mulai dari ramuan khusus tubuh hingga minuman tradisional yang wajib diminum dan disarankan juga untuk berpuasa. Tujuannya agar pada hari pernikahan, mempelai perempuan tampil cantik dan membuat pangling dan terpesonanya sang suami.

 BACA JUGA:4 Potret Prilly Latuconsina Cium Mesra Reza Rahadian di FFI 2022

BACA JUGA:Viral Pernikahan Wanita Madura dengan Pria Korea, Bikin Netizen Iri!

1
2
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis Okezone.com tidak terlibat dalam materi konten ini.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini