Share

Jelang Pernikahan Kaesang-Erina, Ini Makna dan Filosofi Siraman Pengantin Jawa

Muhammad Sukardi, Okezone · Senin 05 Desember 2022 14:16 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 05 612 2720812 jelang-pernikahan-kaesang-erina-ini-makna-dan-filosofi-siraman-pengantin-jawa-hV6kEZ3uvT.jpg Kaesang Pangarep dan Erina Gudono (Foto: @kaesangp/Instagram)

SAMA seperti pengantin Jawa lainnya, Kaesang Pangarep dan Erina Gudono juga akan melangsungkan prosesi siraman sebelum akad nikah Kaesang pada 10 Desember 2022. Mengacu pada jadwal rangkaian pernikahan, Kaesang dan Erina akan siraman pada 9 Desember 2022.

Siraman menjadi salah satu 'ritual' dalam rangkaian pernikahan Jawa yang punya makna penting. Tujuan dari siraman sendiri sederhananya akan menyucikan diri dan siap menjalani kehidupan baru sebagai sepasang suami-istri.

Kaesang Pangarep dan Erina Gudono

Menurut jurnal yang tayang di UIN Walisongo siraman adalah upacara adat Jawa yang dilakukan sehari sebelum pengantin melakukan ijab qabul.

Secara harfiah, siraman berasal dari kata siram yang artinya mengguyur atau mandi. Banyak sekali ritual mandi yang dilakukan oleh masyarakat Jawa, terutama ketika akan melakukan upacara budaya, termasuk pernikahan.

Mandi dalam kehidupan sehari-hari dilakukan agar orang menjadi bersih badannya dari segala kotoran yang melekat di badan. Tapi, dalam siraman mandi bukan hanya sekadar membersihkan wadag badan, tapi juga membersihkan jiwa.

Jadi, siraman itu membersihkan diri dari noda dan dosa serta sifat-sifat yang kurang baik. Kemudian, siraman juga membersihkan dari segala gangguan agar supaya pada saat prosesi ijab qobul tidak lagi ada aral melintang. Pada akhirnya, pengantin dapat memulai hidup baru dengan keadaan yang bersih dan suci.

BACA JUGA : Pernikahan Kaesang Pangarep-Erina Gudono, Ada Tradisi Siraman hingga Nyantri

Jika dikaitkan dengan filsafat Jawa, ada istilah 'Ngudi kawicaksanan' dengan mengetahui awal dan akhir kehidupan, sehingga akan mencapai tingkat 'sangkan paraning dumadi'.

BACA JUGA : Rangkaian Acara Pernikahan Kaesang dan Erina, Dimulai 8 Desember di Yogyakarta!

Nah, untuk mencapai 'sangkan paraning dumadi', maka manusia wajib melakukan penyucian dan pembersihan. Bersih yang dimaksud adalah bersih dari segala dosa yang artinya harus melakukan 'piwulang-piwulang kautaman' dengan tidak lupa pada Tuhan.

Lebih lanjut, dijelaskan bahwa secara rasional siraman mempunyai pengaruh fisik yaitu badan yang loyo akan menjadi segar, indera penciuman akan terpuaskan dengan wanginya bunga-bunga sritaman, dan indera peraba dapat menikmati segarnya air yang menyapu tubuh.

Baca Juga: Ikut Acara Offline BuddyKu Fest, Cara Jadi Content Creator Handal Zaman Now!

Baca Juga: Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Solusi PowerEdge Gen 15 Server

Follow Berita Okezone di Google News

Kemudian, indera penglihatan menjadi bahagia melihat air yang diberi berbagai macam bunga, dan indera pendengaran dimanjakan dengan musik gamelan dan gegara musik itu juga gelombang otak akan lebih tenang.

Bicara soal perlengkapan siraman pengantin Jawa, menurut laporan jurnal Universitas Negeri Semarang, akan ada tumpeng lengkap, tumpeng robyong, tumpeng gundul, jajanan pasar, bunga tujuh rupa, kendi yang berisi air dari 7 sumber mata air bertuah, kain batik wahyu tumurun, cendol, uang kreweng dari tanah liat, kloso bongko, daun tolak balak, dan lain-lainnya.

So, itu dia makna dan tujuan siraman pengantin Jawa. Kira-kira semua perlengkapan di atas akan ada di siraman Kaesang dan Erina gak ya?

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini