Share

Anak Duduk dengan Posisi W, Sebenarnya Aman Gak Sih?

Martin Bagya Kertiyasa, Okezone · Selasa 06 Desember 2022 15:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 06 612 2721618 anak-duduk-dengan-posisi-w-sebenarnya-aman-gak-sih-Wa2UcKyCw1.jpg Ilustrasi Posisi Duduk Anak. (Foto: Freepik)

JIKA kita ke pusat bermain anak-anak, kita mungkin menjumpai banyak anak duduk dengan posisi W. Biasanya anak dengan umur 4 sampai 6 tahun akan duduk dalam posisi ini. Sebenarnya, mengapa anak menyukai posisi duduk W?

Hal ini disebabkan oleh posisi tulang anak. Ternyata anak-anak di usia mereka memiliki posisi tulang yang membuat duduk dengan posisi W lebih nyaman untuk dilakukan.

Posisi W adalah posisi yang umum digunakan oleh kebanyakan anak ketika duduk. Pada posisi ini, anak duduk menggunakan bokong mereka dengan kedua kaki tertekuk ke arah luar, membentuk huruf W jika dilihat dari atas.

Selain itu, posisi duduk W akan memungkinkan anak untuk mendapatkan posisi yang stabil dan mantap. Dengan begitu, dirinya dapat berkonsentrasi dalam bermain. Posisi W juga membantu tubuh anak lebih fleksibel. Jadi, ketika hendak mengambil boneka atau mainan di sekitarnya, mereka dapat dengan mudah untuk menggapainya.

Sebenarnya, anak sudah bisa mengenali posisi duduk yang membuatnya nyaman dan tidak. Jadi, apabila orangtua mendapati anak sering duduk dengan kaki menyerupai huruf W, tidak perlu khawatir ya!

Anak Duduk W

Meski begitu, memang posisi duduk W masih memicu pro dan kontra. Sebagian ahli percaya bahwa duduk dengan posisi W tidak berbahaya alias aman-aman saja dilakukan oleh anak. Namun, sebagian lainnya tidak berpikir demikian.

Ada yang berpendapat bahwa posisi duduk W dapat mengakibatkan gangguan kesehatan. Tetapi, hingga saat ini belum ada bukti bahwa posisi duduk W bisa menyebabkan masalah kesehatan.

Meski demikian, orangtua tetap perlu mewaspadai berbagai kemungkinan. Beberapa bahaya berikut bisa saja terjadi bila anak sering duduk dengan posisi W, seperti dilansir dari KlikDokter:

1. Gangguan Ortopedi

Terbiasa duduk dengan posisi W dapat meningkatkan risiko cedera otot dan dislokasi panggul. Dislokasi panggul adalah kelainan struktur tubuh yang disebabkan keluarnya sendi panggul dari lokasi seharusnya di dalam tubuh.

2. Otot Menjadi Kaku

Dampak yang satu ini bisa terjadi apabila anak duduk posisi W, khususnya jika terus-menerus. Beberapa ahli percaya bahwa duduk dengan posisi W dapat menyebabkan gangguan kekakuan otot, terutama pada pasien dengan gangguan perkembangan otot seperti hipertonik dan spastisitas.

Baca Juga: Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Solusi PowerEdge Gen 15 Server

Follow Berita Okezone di Google News

3. Gangguan koordinasi

Kebiasaan duduk dengan posisi W menyebabkan keterbatasan untuk mencapai beberapa posisi tubuh. Hal ini akan membuat anak kesulitan untuk menggapai sesuatu. Misalnya, anak hanya akan menggapai bagian kanan tubuh dengan tangan kanan dan bagian kiri tubuh hanya dengan tangan kiri.

4. Keterlambatan Perkembangan bagi Anak dengan Hipertonia

Pada anak dengan gangguan hipertonia, yaitu pertumbuhan massa otot yang berlebih, posisi duduk W akan semakin mengganggu pertumbuhan gerak mereka dan menghambat proses terapi. Jadi, jika anak sedang menjalani terapi hipertonia, sebaiknya orangtua lebih mewaspadai posisi duduknya.

5. Pigeon Toes

Efek lainnya dari kebiasaan duduk dengan posisi W adalah timbulnya pigeon toes. Bila anak sering duduk dengan posisi W, hal ini akan menyebabkan gangguan postur dan kesejajaran bagian kaki, lutut, pinggul dan bagian punggung. Lama-kelamaan ini bisa mengakibatkan pigeon toes, yaitu ketika bagian telapak kaki mengarah ke dalam.

6. Kelemahan Kaki

Posisi duduk W bisa menjadi pertanda bahwa kaki anak tidak terlalu kuat untuk bermain dan bertumpu. Terlepas dari baik atau tidaknya duduk dengan posisi W, orangtua patut waspada jika anak mengalami gangguan berjalan, bicara tidak seimbang, atau berjalan pincang. Ajari juga cara duduk dengan variasi yang lain.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini