Share

Bakal Nyanyi di Pernikahan Kaesang dan Erina, Gibran: Pagi 5 Lagu, Malam 5 Lagu

Romensy August, MNC Portal · Selasa 06 Desember 2022 14:47 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 06 612 2721631 bakal-nyanyi-di-pernikahan-kaesang-dan-erina-gibran-pagi-5-lagu-malam-5-lagu-uRXn5JUTbG.jpg Kaesang Pangarep dan Erina Gudono. (Foto: Instagram)

PERNIKAHAN Kaesang Pangarep dan Erina Gudono akan mengusung adat Jawa. Akan ada serangkaian prosesi adat dilakukan sebelum perhelatan akad nikah. Selain prosesi adat, ada juga para pengisi acara yang memeriahkan pernikahan keduanya.

Salah satunya Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka. Kakak dari Kaesang Pangarep disebut bakal memeriahkan resepsi pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono dengan bernyanyi.

"Kok tahu. Tunggu saja nanti," ungkapnya saat ditanya wartawan di Balai Kota Solo, Selasa (6/12).

Kaesang-Erina

Putra Sulung Presiden Jowo Widodo (Jokowi) itu menyebut bahwa akan menyumbang 10 lagu dengan genre yang berbeda. "Pagi 5, malam 5. Tiap hari latihan nyanyi," ujarnya.

Dikatakan Gibran bahwa dirinya sudah sejak dari tahun lalu berlatih nyanyi. "Sudah dari tahun lalu. Multi genre, sepuluh lagu beda genre," katanya.

Serangkaian prosesi adat dilakukan sebelum perhelatan akad nikah, salah satunya yakni prosesi Midodareni. Dalam pelaksanaannya, prosesi Midodareni terdiri dari beberapa tahapan. Apa saja tahapan tersebut, dan apa maknanya dari masing-masing tahapan?

Baca Juga: Aksi Nyata 50 Tahun Hidupkan Inspirasi, Indomie Fasilitasi Perbaikan Sekolah untuk Negeri

Follow Berita Okezone di Google News

Jonggolan (Nyantri)

Momen saat calon pengantin pria datnag ke tempat calon mertua. ‘Njonggol’ diartikan juga sebagai menampakkan diri. Bertujuan untuk memperlihatkan bahwa ia dalam keadaan sehat, dan selamat, serta hatinya yang mantap untuk menikahi putri mereka.

Tantingan

Selanjutnya, usai calon mempelai pria datang menunjukkan kemantapan hatinya dan diterima niatnya oleh keluarga wanita, di sinij sekali lagi sang pria akan ditanya oleh kedua orangtuanya, perihal kemantapan hatinya. Pada momen inij calon mempelai wanita hanya diperbolehkan berada di dalam kamar pengantin, yang bisa melihatnya pun hanya saudara dan tamu wanita saja.

Pembacaan dan penyerahan Catur Wedha

Catur Wedha merupakan prosesi untuk memberikan wejangan yang disampaikan oleh calon bapak mertua atau bapak calon pengantin wanita kepada si pria yang melamar sang putri. Catur wedha ini berisi empat pedoman hidup, yang diharapkan bisa menjadi bekal untuk calon pengantin dalam mengarungi bahtera rumah tangga.

Wilujengan Majemukan

Prosesi acara Midodareni Jawa ditutup dengan Wilujengan Majemukan. Dalam acara ini, para orangtua dari kedua calon mempelai saling bertemu dan merelakan anak mereka untuk bersatu dan membangu rumah tangga.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini