Share

8 Penyebab Stretch Mark yang Kerap Muncul di Payudara hingga Bokong

Martin Bagya Kertiyasa, Okezone · Selasa 10 Januari 2023 17:33 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 10 611 2743684 8-penyebab-stretch-mark-yang-kerap-muncul-di-payudara-hingga-bokong-ShroitmsAG.jpg Ilustrasi Strech Mark. (Foto: Shutterstock)

STRECH mark memang tidak mengganggu kesehatan, hanya saja memiliki stretch mark membuat seseorang tidak bisa tampil percaya diri apalagi bagi para perempuan. Ketika ingin memakai baju yang menunjukkan bagian kulit tertentu seperti di paha dan perut pun terasa tidak nyaman.

Biasanya stretch mark muncul di perut, paha, panggul, payudara, lengan, punggung bawah, dan bokong. Memang, stretch mark akan terjadi seiring dengan menurunnya elastisitas kulit akibat umur yang bertambah.

Lantas, apa penyebab stretch mark? Yuk, simak selengkapnya berikut ini seperti dilansir dari KlikDokter:

Kehamilan

Menurut British Journal of General Practice, antara 50-90 persen ibu hamil memiliki stretch mark selama hamil ataupun setelah melahirkan. Stretch mark disebabkan oleh kehamilan akibat perubahan hormon saat hamil yang memengaruhi kulit. Lapisan kulit tengah (dermis) meregang dan pecah di beberapa bagian, sehingga menimbulkan stretch mark.

Stretch Mark

Pubertas

Pubertas adalah fase pertumbuhan normal bagi laki-laki dan perempuan menjelang dewasa. Saat pubertas, biasanya remaja akan mengalami pertambahan berat dan tinggi badan. Pertambahan berat dan tinggi badan bisa menyebabkan timbulnya garis halus atau stretch mark di kulit. Kondisi ini terjadi karena kulit pada tubuh meregang seiring pertumbuhan tubuh yang cepat.

Kenaikan Berat Badan

Stretch mark juga disebabkan oleh naiknya berat badan dalam waktu singkat. Hal ini membuat kulit harus meregang untuk mengimbangi pertambahan berat badan. Saat kulit meregang berlebihan, maka kulit bisa mengalami semacam robekan. Robekan pada dermis memicu munculnya garis-garis di kulit atau stretch mark.

Turunnya Berat Badan

Kamu juga harus tahu, penurunan berat badan dalam waktu singkat juga menjadi penyebab stretch mark, lho. Hal ini terjadi karena kulit mengendur dan menimbulkan lipatan berlebih. Kelebihan lipatan kulit tersebut akan membebani area kulit lain, sehingga memicu peregangan atau robekan yang menyebabkan stretch mark.

Baca Juga: Aksi Nyata 50 Tahun Hidupkan Inspirasi, Indomie Fasilitasi Perbaikan Sekolah untuk Negeri

Follow Berita Okezone di Google News

Kondisi Medis

Terdapat beberapa penyakit yang bisa menjadi penyebab stretch mark, misalnya sindrom Marfan dan sindrom Cushing. Sindrom Marfan bisa menyebabkan turunnya elastisitas kulit. Sementara, sindrom Cushing menyebabkan tubuh memproduksi terlalu banyak hormon, sehingga berat badan tidak terkontrol dan kulit lebih rentan. Akibat dua penyakit ini, penderitanya bisa mengalami stretch mark pada kulit.

Penggunaan Kortikosteroid

Penggunaan produk lotion dan krim yang mengandung kortikosteroid dalam jangka panjang bisa menyebabkan stretch mark. Hal ini terjadi karena penurunan kadar kolagen di kulit. Kolagen berfungsi untuk memperkuat dan menunjang kesehatan kulit. Jika jumlahnya terus berkurang, maka risiko stretch mark lebih besar terjadi.

Implan Payudara

Menurut dr. Arina Heidyana, implan payudara bisa menjadi penyebab stretch mark di kulit. โ€œImplan payudara memiliki tujuan untuk memperbesar ukuran payudara. Nah, pembesaran ini bisa membuat kulit lebih meregang cepat, sehingga bisa timbul stretch mark terutama jika implan yang dipasang cukup besar,โ€ jelas dr. Arina.

Faktor Keturunan

Stretch mark bisa disebabkan oleh faktor genetik atau riwayat dalam keluarga. Jika kamu punya anggota keluarga yang memiliki stretch mark, kemungkinan besar kamu juga akan memilikinya. Setelah mengetahui berbagai penyebab stretch mark, yuk, mulai peduli dengan kondisi kesehatan kulitmu! Rajinlah mengoleskan pelembap dan makan makanan bergizi agar kondisi kulit terjaga.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini