Share

Ternyata Lemak Baik Bantu Hilangkan Perut Buncit Loh

Martin Bagya Kertiyasa, Okezone · Rabu 18 Januari 2023 15:37 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 18 611 2748653 ternyata-lemak-baik-bantu-hilangkan-perut-buncit-loh-lHpsayqJ5F.jpg Ilustrasi Perut Buncit. (Foto: Shutterstock)

SELAMA ini banyak orang kerap berusaha menghilangkan lemak di tubuh mereka. Lemak yang berlebih pun dituding menjadi penyebab seseorang memiliki perut buncit. Padahal, tidak semua lemak buruk bagi tubuh. Salah satu cara mengecilkan perut yang mungkin tak kamu sangka adalah konsumsi lemak tak jenuh.

Lemak tak jenuh justru diteliti menawarkan beberapa manfaat dan bisa menjadi opsi makanan untuk mengecilkan perut buncit. Jadi, ini saatnya untuk memperhatikan jenis lemak apa yang kamu makan, bukan memikirkan seberapa banyak kandungan lemak pada makanan.

Seperti dilansir dari KlikDokter, peneliti dari Uppsala University, Swedia, mengonsumsi makanan mengandung lemak jenuh seperti daging, susu, mentega, dan lain-lain dapat menyebabkan lemak berakumulasi di daerah perut dan organ-organ penting seperti hati. Sedangkan lemak tak jenuh justru dapat menurunkan kadar kolesterol di dalam tubuh dan meningkatkan massa otot.

Lemak tak jenuh adalah lemak yang memiliki ikatan rangkap dalam struktur kimianya. Asam lemak tak jenuh tunggal atau Monounsaturated Fat Acids (MUFAs) adalah jenis lemak tak jenuh yang hanya memiliki satu ikatan rangkap.

Perut Buncit

Asam lemak tak jenuh tunggal (MUFA) adalah jenis lemak sehat yang paling banyak ditemukan di dalam minyak zaitun, kacang-kacangan, biji-bijian, dan beberapa makanan hewani. Pola makan tinggi lemak tak jenuh tunggal dipercaya dapat membantu menurunkan berat badan dan mengurangi faktor risiko penyakit jantung, asalkan tidak ada penambahan kalori ekstra untuk asupan harian.

Ada beberapa jenis MUFA, yaitu asam oleat, asam palmitoleat, dan asam vaksenat. Banyak makanan mengandung MUFA, tetapi sebagian besar terdiri dari kombinasi lemak yang berbeda. Ada sangat sedikit makanan yang hanya mengandung satu jenis lemak. Misalnya, minyak zaitun sangat tinggi kandungan MUFA dan jenis lemak lainnya.

Semua jenis lemak memberikan jumlah energi yang sama, yaitu 9 kalori per gram. Karbohidrat dan protein menyediakan 4 kalori per gram. Oleh karena itu, mengurangi jumlah lemak dalam pola makan bisa menjadi cara mengurangi asupan kalori dan menurunkan berat badan yang efektif.

Baca Juga: Aksi Nyata 50 Tahun Hidupkan Inspirasi, Indomie Fasilitasi Perbaikan Sekolah untuk Negeri

Follow Berita Okezone di Google News

Diet dengan lemak tak jenuh tunggal dalam jumlah sedang hingga tinggi dapat membantu menurunkan berat badan, selama kamu tidak mengonsumsi lebih banyak kalori dari yang kamu bakar. Beberapa penelitian telah menunjukkan, ketika asupan kalori tetap sama, diet tinggi MUFA menyebabkan penurunan berat badan yang mirip diet rendah lemak.

Sebuah penelitian pada 124 orang yang kelebihan berat badan atau obesitas menemukan, mengonsumsi makanan tinggi MUFA (20 persen dari total kalori) atau diet tinggi karbohidrat selama 1 tahun menyebabkan penurunan berat badan yang sebanding sekitar 4 kg.

Oleh karena itu, diet tinggi MUFA dipercaya bisa menjadi cara menurunkan berat badan yang efektif saat mengganti kalori lain, ketimbang menambahkan kalori ekstra ke dalam makanan. Makanan mengandung lemak tak jenuh berpotensi menawarkan manfaat lebih. Dengan syarat, lemak tak jenuh tidak melewati berbagai proses pengolahan makanan.

Kemudian, American Heart Association merekomendasikan konsumsi lemak jenuh harus dibatasi kurang dari 10 persen dari total asupan kalori harian. Hal itu berlaku meskipun beberapa lemak jenuh seperti pada susu mungkin tidak memiliki efek negatif yang sama seperti lemak jenuh lainnya, misalnya di dalam daging merah.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini