Share

Meski Dianggap Tak Sehat, Ini Penyebab Nasi Minyak Banyak Digemari Masyarakat Indonesia

Kevi Laras, MNC Portal · Kamis 19 Januari 2023 11:02 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 19 298 2749156 meski-dianggap-tak-sehat-ini-penyebab-nasi-minyak-banyak-digemari-masyarakat-indonesia-joVAfcEqhw.jpg Viral nasi minyak digemari masyarakat Indonesia. (foto: Tangkap layar)

MAKANAN yang tengah diperbincangkan netizen saat ini yaitu nasi minyak. Berawal dari sebuah video yang diunggah Tiktok akun @tiktok_kulineran dan diunggah ulang oleh akun Twitter @txtdrkuliner, terlihat ada penjual yang menggunakan banyak minyak ke dalam masakannnya.

Mulai dari minyak untuk menggoreng bebek atau ayam hingga sayur kol. Yang cukup menarik perhatian adalah minyak tersebut terlihat sudah menghitam seperti sudah dipakai berulang kali. Dan minyak tersebut digunakan di setiap bahannya seperti sambal dan goreng sayur kol.

 Nasi minyak

Dokter gizi dr Yohan Samudra menemukan fakta bahwa masyarakat Indonesia memang gemar makanan yang berminyak. Padahal ia menilai makanan berminyak, baik itu menggunakan minyak baru atau jelantah, tetap kurang sehat.

"Sebenarnya pada dasarnya masyarakat indonesia memang suka makanan yang berminyak dan digoreng, baik itu dari minyak jelantah, maupun minyak baru, dan jajanan makanan yang tidak sehat memang sudah ada dari dulu," ujar dr Yohan saat dihubungi MNC Portal, Rabu (18/1/2023).

Sehubungan dengan itu, dr Yohan mengingatkan bahayanya makanan berminyak bisa memicu kolesterol. Bahkan lebih parahnya, jika sering dikonsumsi bisa menyebabkan kanker.

Dia juga menyoroti minyak goreng jelantah, ternyata masih diminati oleh masyarakat. Kemudian, sayur kol yang digoreng juga digemari, terbukti minimnya kesadaran atas dampak buruk bagi kesehatan.

"Disayangkan ternyata masih banyak masyarakat yang mengikuti makanan-makanan yang viral tanpa menimbang baik dan buruknya terhadap kesehatan. Bahkan minyak jelantah yang harusnya dibuang malah dijual, laku pula," jelas dr Yohan.

Baca Juga: Aksi Nyata 50 Tahun Hidupkan Inspirasi, Indomie Fasilitasi Perbaikan Sekolah untuk Negeri

Follow Berita Okezone di Google News

Di sisi lain, sayur kol pada dasarnya memiliki kandungan gizi yang baik untuk tubuh. Sayuran kol kaya vitamin A, B1, B12, B6, E, C, K, dan mineral lain seperti kalsium, zat besi, iodine, potassium, sulfur, fosforus, dan asam folat. 

Namun kol yang yakni kol digoreng. Tentu saja akan menambah kalori. Bahkan jika dimasak terlalu lama, bisa mengurangi atau menghilangkan nutrisi ataupun vitamin yang terkandung dari kol. Hal ini seperti diungkapkan dr. Raissa Edwina Djuanda, M.Gizi, Sp.GK selaku Dokter Spesialis Gizi Klinik.

 Sayur kol

"Kol sebenarnya ada gizi ya, tapi kalau digoreng lebih untuk menambah kalorinya. Dari makan tersebut, kalau dimasak berlebihan pun, sebenarnya bisa mengurangi kandungan mineral dan vitamin jadi lebih banyak yang hilang," jelasnya dalam suatu kesempatan.

Ia mengimbau agar menggunakan bahan masakan sayur kol, sebaiknya tidak dimasak terlalu lama. Waktu yang ideal kurang dari 3 menit, agar kandungan nutrisi tidak hilang.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini