Share

Kenapa Perayaan Imlek Identik dengan Warna Merah? Ternyata karena Ini

Wiwie Heriyani, MNC Portal · Jum'at 20 Januari 2023 07:30 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 19 612 2749399 kenapa-perayaan-imlek-identik-dengan-warna-merah-ternyata-karena-ini-RGah4hM2h1.JPG warna merah dalam perayaan Imlek, (Foto: Shandy Millar-Unsplash)

Perayaan Tahun Baru China, atau Imlek tahun ini hanya tinggal menghitung hari, tepatnya akan dirayakan pada 22 Januari 2023.

Bicara soal Imlek, warna merah terang merona tak bisa lepas dari perayaan satu ini. Ya Imlek memang identik dengan warna merah, mulai dari konsep warna busana Cheongsam, dekorasi, amplop angpao, klenteng, dan segala ornamen pernak-pernik di dalamnya.

Warna merah yang identik dengan perayaan Imlek, ternyata bukan tanpa alasan. Warna merah bagi masyarakat Tionghoa adalah warna yang dianggap positif, warna yang melambangkan keberuntungan, kebahagiaan hingga mencegah roh jahat yang terhubung ke nasib buruk, melansir Yahoo Malaysia, Jumat (20/1/2023).

Warna memainkan peran penting dalam budaya Tiongkok karena mewakili berbagai kualitas dan gagasan yang terbentuk ribuan tahun yang lalu dan telah mempertahankan signifikansinya dari generasi ke generasi.

Lantas kenapa warna merah dianggap membawa keberuntungan pada Tahun Baru Imlek? Menurut legenda, dahulu kala ada seekor binatang buas bernama “Nian” akan datang di malam perayaan Tahun Baru Imlek untuk melahap penduduk desa, ternak, dan tanaman. Nah, untuk melindungi diri dari makhluk buas itu, orang-orang akan akan meletakkan makanan di depan pintu mereka, berharap Nian tidak akan menyakiti siapa pun setelah memakannya.

Baca Juga: Ikut Acara Offline BuddyKu Fest, Cara Jadi Content Creator Handal Zaman Now!

Baca Juga: Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Solusi PowerEdge Gen 15 Server

Follow Berita Okezone di Google News

Suatu malam, dikisahkan penduduk melihat Nian ketakutan pada seorang anak berbaju merah. Sejak saat itu, mereka telah menggantung lentera merah dan gulungan pegas dengan bait untuk menjauhkan binatang itu selama satu tahun lagi.

Orang-orang bahkan akan saling menyapa dengan mengatakan "Gong Xi Fa Cai," atau "Selamat," pada Malam Tahun Baru untuk menakut-nakuti binatang mitos itu.

Disebutkan lebih lanjut, orang Tionghoa menganggap merah ini sebagai warna penuh dengan hoki. Mereka memasukkannya sebagai warna perayaan utama mereka, yang menjadikannya lebih dari sekadar warna yang melambangkan Tahun Baru Imlek.

Inilah kenapa, tidak hanya pada khusus perayaan Imlek semata. Biasanya kita akan muda menemukan acara-acara atauh perayaan orang Tionghoa dengan unsur warna merah, contohnya di momen besar seperti acara pernikahan.

Lalu bagaimana dengan warna merah di Tahun Kelinci (2023) ini? Kelinci sendiri dicirikan oleh harapan, kedamaian, kemakmuran, dan umur panjang. Mengingat tahun ini adalah Tahun Kelinci, khususnya kelinci air, tahun ini diprediksi akan menjadi tahun kesuksesan dan kedamaian. Warna paling beruntung untuk Kelinci adalah merah, merah muda, ungu dan biru.

Warna merah dalam zodiak Tionghoa bukan hanya melambangkan kemakmuran dan keberuntungan, tapi juga sekaligus melambangkan kebahagiaan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini