Share

Tips Memilih Mainan untuk Balita, Awas Tertelan Ya

Martin Bagya Kertiyasa, Okezone · Sabtu 21 Januari 2023 11:29 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 20 612 2750144 tips-memilih-mainan-untuk-balita-awas-tertelan-ya-REDV3JgGbs.jpg Ilustrasi Mainan Anak. (Foto: Shutterstock)

BRENCANA untuk memberikan mainan bagi anak-anak balita? Memberi mainan untuk anak balita memang susah-susah gampang, lantaran tidak bisa yang terlalu kecil.

Dokter Spesialis Tumbuh Kembang Anak DR D. Bernie Endyarni Medise, Sp.A(K), MPH menyebutkan sejumlah hal yang perlu orangtua perhatikan saat memilih mainan atau permainan untuk balita, salah satunya yang dapat meningkatkan aktivitas fisik.

"Lihat sisi keamanan, disesuaikan dengan tahapan perkembangan anak dan kalau bisa untuk meningkatkan aktivitas fisik dan keterampilannya," kata dia seperti dilansir dari Antara.

Selanjutnya, orangtua sebaiknya memperhatikan ukuran mainan dan memilih yang tidak terlalu kecil karena balita cenderung memasukkan benda-benda ke dalam mulutnya sehingga berisiko tersedak. Sebaiknya, pilih mainan yang kokoh sehingga bagian-bagian tak mudah terlepas semisal ditarik atau diputar.

Mainan Anak

"Pastikan semua bagian-bagian tidak terlepas, pastikan mainan yang misalnya untuk diremas cukup besar, kalau dimasukkan mulut aman," tutur Bernie.

Berikutnya, perhatikan bentuk mainan dan pastikan tidak runcing sehingga bisa membahayakan anak atau terbuat dari plastik yang mudah menjadi potongan kecil yang berbahaya bagi anak.

Bahan material juga harus aman, begitu juga dengan bagian mekanisnya yang harus tidak membahayakan saat sedang difungsikan. Khusus mainan yang bersuara pastikan suara yang dihasilkan aman.

Baca Juga: Ikut Acara Offline BuddyKu Fest, Cara Jadi Content Creator Handal Zaman Now!

Baca Juga: Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Solusi PowerEdge Gen 15 Server

Follow Berita Okezone di Google News

Menurut Bernie, untuk anak usia nol hingga enam bulan, ada pilihan permainan yang tersedia dan bahkan tak membutuhkan alat semisal bermain cilukba.

"Aspek yang diajarkan melihat, mengamati, auditori kita latih, membuat anak menoleh dan ini meningkatkan bonding. Selain itu bisa juga bercermin, biasanya anak senang sekali melihat wajahnya," kata dia.

Pada anak usia tujuh hingga 12 bulan, orangtua bisa memilih mainan dengan cahaya untuk melatih kemampuan visual, ring stacking untuk melatih konsep ukuran, warna dan bentuk ataupun boneka tangan.

Sementara untuk anak satu hingga tahun, pilihan mainan dapat berupa puzzle sederhana dengan ukuran besar, mudah dipegang dan diletakkan anak. Selain itu, permainan corat-coret dengan modal kertas dan crayon untuk membantu memperkenalkan warna, mengajarkan anak membuat bentuk.

"Mainan peralatan rumah tangga sebenarnya yang kami sarankan, jadi enggak usah beli mainan yang mahal-mahal, gunakan yang ada di rumah semisal sendok, piring (bukan yang mudah pecah)," kata Bernie.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini