Share

Minuman Khas Imlek Wine Tusu, yang Dipercaya Membawa Kesembuhan

Muhammad Sukardi, Okezone · Sabtu 21 Januari 2023 18:33 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 21 298 2750673 minuman-khas-imlek-wine-tusu-yang-dipercaya-membawa-kesembuhan-y4JXKu20iH.jpg Tusu Wine. (Foto: Chinesenewyear)

TAHUN Baru Imlek memang menyajikan banyak kuliner yang khas. Biasanya kuliner tersebut adalah makanan memiliki arti tersendiri. Tapi, ternyata ada juga minuman yang menjadi kuliner khas imlek.

Adalah wine Tusu (屠苏酒 atau Tú sū jiǔ). Anggur satu ini ternyata bukan sembarang minuman. Wine Tusu dalam sejarahnya dipercayai adalah minuman ajaib yang dapat menghindari seseorang dari wabah penyakit.

Jadi, mitosnya di zaman dulu kala ada wabah melanda desa-desa di China. Wabah itu merenggut banyak sekali korban jiwa.

Sampai akhirnya ada seorang pria memasukkan beberapa tumbuhan, daun, dan biji-bijian ke dalam satu wadah. Ramuan itu dibagikan ke tetangganya, menyuruh mereka merendam wadah berisi ramuan itu ke dalam air.

Tusu Wine

Air rendaman ramuan itu harus diminum pada hari Tahun Baru Imlek. Saat momen itu tiba, orang-orang pun meminum wine Tusu tersebut di saat Imlek dan ternyata itu menyelamatkan mereka dari wabah.

Sejak saat itu, minuman ramuan tersebut diberi nama Wine Tusu, karena rumah si pria peracik berstruktur Tusu.

"Tidak ada yang tahu pasti apakah ini dongeng semata atau real story, tapi anggur sering digunakan sebagai bagian dari pengobatan tradisional Tiongkok," ungkap laman Chinese New year, dikutip Sabtu (21/1/2023).

Baca Juga: Ikut Acara Offline BuddyKu Fest, Cara Jadi Content Creator Handal Zaman Now!

Baca Juga: Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Solusi PowerEdge Gen 15 Server

Follow Berita Okezone di Google News

Bagaimana menikmati wine Tusu ini saat Imlek?

Pada umumnya, tradisi minum akan dimulai oleh orang yang lebih tua baru disusul generasi muda. Tapi, menurut sejarah, cara menikmati wine Tusu di Tahun Baru Imlek berbanding terbalik.

"Jadi, wine Tusu diminum pertama oleh anak muda, di akhiri mereka yang berusia paling tua," ungkap laporan laman Visit Beijing.

Meski ini tradisi yang super jadul, tapi segelintir orang masih membudayakan kebiasaan ini di hari spesial mereka.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini