Share

Berapa Kebutuhan Protein untuk Anak?

Martin Bagya Kertiyasa, Okezone · Senin 23 Januari 2023 18:33 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 23 298 2751390 berapa-kebutuhan-protein-untuk-anak-H3NGkhNZnj.jpg Ilustrasi Anak Makan. (Foto: Shutterstock)

ANAK-ANAK memang membutuhkan banyak nutrisi untuk perkembangan tubuh mereka. Oleh karena itu, kebutuhan gizi yang seimbang memang diperlukan agar tumbuh kembang anak dapat maksimal. Salah satu yang tidak boleh terlupakan adalah konsumsi protein bagi anak.

Manfaat protein bagi tubuh anak adalah untuk pembentukan imunoglobulin atau yang sering disebut sebagai antibodi yang berfungsi untuk menangkal infeksi yang disebabkan oleh virus atau bakteri. Antibodi ini juga akan memperkuat tubuh supaya tidak mudah terserang penyakit dari virus atau bakteri yang sama di lain waktu.

Pakar kesehatan anak dr Cut Nurul Hafifah, Sp. A, Subsp. N.P.M mengatakan protein hewani cenderung terlupakan dalam pemenuhan gizi anak karena tidak sedikit orang yang menganggap protein dapat dicukupkan hanya dengan mengonsumsi tahu dan tempe.

"Hal ini bukan tidak boleh, tetapi anak juga harus mendapatkan protein hewani seperti ayam, ikan, daging, dan telur yang divariasikan," kata dokter yang tergabung dalam Ikatan Dokter Anak Indonesia itu, seperti dilansir dari Antara.

Anak Makan

Protein membantu membentuk otot, menghasilkan hormon, memperkuat kulit dan tulang serta mengangkut nutrisi. Menurut Cleveland Clinic, anak-anak usia 4 hingga 9 tahun membutuhkan 19 gram protein setiap hari. Sementara mereka yang berusia antara sembilan dan 13 tahun membutuhkan 34 gram.

Tak hanya protein hewani, sambung Nurul, asupan lemak untuk anak juga sering dilupakan karena ada kekhawatiran anak akan gemuk. Padahal, menurut Dokter Spesialis Anak Subspesialis Kesehatan Anak Nutrisi dan Penyakit Metabolik di RS Pondok Indah – Pondok Indah itu, anak usia di bawah dua tahun masih membutuhkan lemak untuk perkembangan otak.

Nurul mengingatkan, orang-orang termasuk orangtua perlu memastikan anak mendapatkan makro dan mikronutrien. Ini, bukan hanya karbohidrat, lemak, dan protein, tetapi juga zat besi, zinc, vitamin D, dan lain-lain.

Baca Juga: Ikut Acara Offline BuddyKu Fest, Cara Jadi Content Creator Handal Zaman Now!

Baca Juga: Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Solusi PowerEdge Gen 15 Server

Follow Berita Okezone di Google News

"Semua nutrisi tersebut terdapat di dalam makanan. Hal yang perlu diingat adalah makanan harus selalu divariasikan karena tidak ada satu makanan yang paling super atau mengandung seluruh nutrisi yang dibutuhkan," kata dia

Kemudian, bertepatan dengan peringatan Hari Gizi Nasional (HGN) pada 25 Januari, Nurul berpesan agar orangtua memastikan anak mendapatkan makanan yang bervariasi dengan menu lengkap, serta selalu memantau pertumbuhan anak.

Kementerian Kesehatan sebelumnya mengumumkan HGN tahun ini mengusung tema "Protein Hewani Cegah Stunting" guna meningkatkan pengetahuan masyarakat terhadap bahaya stunting.

Tema ini diambil juga untuk meningkatkan komitmen dan kerjasama antara pemerintah, baik sektor kesehatan maupun nonkesehatan dalam rangka percepatan penurunan stunting. Menurut Kemenkes, merujuk pada data Badan Pangan Dunia (FAO), asupan protein hewani di Indonesia seperti daging dan ikan termasuk yang terendah.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini