Share

Tips Memilih Sunscreen agar Tak Kena Penuaan Dini hingga Kanker

Martin Bagya Kertiyasa, Okezone · Selasa 24 Januari 2023 15:33 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 24 611 2752047 tips-memilih-sunscreen-agar-tak-kena-penuaan-dini-hingga-kanker-IqkltFIybV.jpg Ilustrasi Sunscreen. (Foto: Freepik)

SINAR matahari memang terdiri dari 2 jenis, yakni sinar UVA dan sinar UVB. Kedua paparan sinar matahari ini memang cukup berbahaya apalagi jika kita terpapar cukup lama.

Sinar UVA mampu menembus dan mempengaruhi sel kulit lebih dalam. Bila sinar UVB hanya mencapai lapisan permukaan atau epidermis, maka sinar UVA mampu menyerap melewati lapisan epidermis hingga ke lapisan dermis. Akan tetapi tidak menyebabkan kerusakan langsung pada DNA manusia.

UVA dan UVB adalah sinar ultraviolet yang dapat merusak sel kulit dan menimbulkan berbagai masalah kulit. Seperti dijelaskan sebelumnya, fungsi SPF adalah untuk memberi tahu seberapa lama kulit sanggup bertahan dari efek samping sinar UV.

Jadi, manfaat menggunakan tabir surya dengan SPF yang tepat dapat melindungi kulit kamu dari masalah kulit berikut, seperti dilansir dari KlikDokter.

- Kulit terbakar

- Penuaan dini

- Warna kulit tidak merata

- Flek hitam

- Kanker kulit

Sunscreen

Angka SPF memberikan informasi berapa lama tabir surya dapat melindungi kulit dari paparan sinar matahari tanpa terbakar. Selain lama waktu perlindungan, angka SPF juga mengacu pada seberapa banyak sinar UV yang dapat diblokir. Jadi, makin tinggi angka SPF, makin banyak pula sinar UV yang diblokir, berikut penjelasannya:

SPF 15 memblokir 93 persen sinar UVB

SPF 30 memblokir 97 persen sinar UVB

SPF 50 memblokir 98 persen sinar UVB

American Academy of Dermatology merekomendasikan agar kamu memilih tabir surya dengan tingkat SPF 30 atau lebih tinggi untuk memberi perlindungan pada kulit sehingga mengurangi risiko sunburn, penuaan dini, maupun kanker kulit.

Selain itu, sangat penting untuk mengulangi pengaplikasian tabir surya tiap dua jam sekali. Tujuannya adalah supaya kulit tetap terlindung dari bahaya sinar UV, terutama saat kamu bekerja di luar ruangan dan sering terpapar sinar matahari langsung. Cara terbaik melindungi kulit tentu bukan hanya dengan mengandalkan tabir surya saja. Tidak ada satu pun metode tunggal yang dapat melindungi kulit kamu secara sempurna dari sinar UV.

Baca Juga: Ikut Acara Offline BuddyKu Fest, Cara Jadi Content Creator Handal Zaman Now!

Baca Juga: Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Solusi PowerEdge Gen 15 Server

Follow Berita Okezone di Google News

Karena itu, jangan hanya memperhatikan angka SPF. Cek juga tulisan broad spectrum (proteksi lengkap) pada label tabir surya. Bila ada, berarti produk tersebut dapat melindungi kamu dari sinar UVA maupun UVB.

Selain menggunakan tabir surya, kamu tetap membutuhkan tempat berteduh saat matahari sedang terik-teriknya. Pakai pakaian penutup, seperti jaket atau selendang, topi bertepi lebar, serta kacamata hitam untuk memblokir sinar UV.

Akan lebih baik jika kamu tidak bekerja di luar ruangan ketika terik di siang hari. Jika terpaksa keluar ruangan di antara jam 10 pagi hingga 4 sore, carilah tempat berteduh. Pada rentang waktu tersebut, matahari sedang memancarkan sinar UV paling tinggi. Pada periode inilah kerusakan kulit paling sering terjadi, terutama pada kulit yang sensitif.

Tak hanya di cuaca terik, kamu tetap harus melindungi kulit di musim hujan. Sebaiknya tabir surya tetap digunakan pula ketika berada di dalam ruangan dan menyetir. Soalnya, sinar UV dapat menembus jendela. Paparan sinar UV dapat diminimalkan dengan memasang kaca film mobil serta menutup gorden di dalam rumah maupun kantor.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini