Saat Covid-19, BPOM Sebut Hydroxychloroquine Obat Keras dan Terbatas

bnpb, Jurnalis · Selasa 30 Juni 2020 09:53 WIB

Direktur Registrasi Obat (BPOM) Dr.dr. Rizka Andalucia,  M. Pharm., Apt. memberikan keterangan di di Media Center Gugus Tugas Nasional, Jakarta, Senin 29 Juni 2020.

Pada kondisi khusus obat hydroxychloroquine digunakan untuk pengobatan pasien Covid-19. Penggunaan obat ini sangat terbatas karena termasuk dalam obat keras. Obat keras ini hanya dapat dibeli dengan resep dokter dan digunakan sesuai petunjuk dokter.

(bcn)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini