Share

Mandela Idap Infeksi Paru-Paru, Kenali Penyakit Ini

Niken Anggun Nurani, Jurnalis · Rabu 12 Desember 2012 16:20 WIB
https: img.okezone.com content 2012 12 12 486 731139 0n76dvijwq.jpg Paru-paru (Foto: Livestrong)

BANYAK yang tidak mengetahui apa saja infeksi paru yang dapat menyerang, bagaimana gejalanya, dan apa penyebab dari infeksi mematikan tersebut. Berikut ini ada beberapa jenis penyakit infeksi paru yang wajib Anda ketahui.

 

Gejala infeksi paru-paru dapat dimulai dengan batuk persisten sederhana atau kesulitan bernapas. Infeksi paru-paru membutuhkan pengobatan medis dengan obat anti-infeksi untuk mengembalikan kemampuan pernapasan normal. Beberapa infeksi paru-paru memiliki komplikasi serius, termasuk kematian. Kesulitan bernapas atau batuk yang berlangsung lebih dari tiga pekan harus dilakukan pemeriksaan oleh ahli.

 

Seperti yang terjadi baru-baru ini, mantan Presiden Afrika Selatan, Nelson Mandela terserang infeksi paru-paru. Dia pun dilarikan ke rumah sakit dari rumahnya di Desa Qunu, Provinsi Eastern Cape. Mandela diketahui menderita infeksi paru yang terdiagnosis sejak 1980. Keberadaan penyakit tersebut diketahui terkena Tb dan paru-parunya rusak karena bekerja di sebuah tambang saat di penjara.

Nah, sebelum Anda mengalami hal serupa, kenali lebih dalam penyakit tersebut, seperti dilansir Livestrong.

Tuberkulosis

 

Ini adalah salah satu infeksi paru yang cukup banyak diketahui masyarakat. Meskipun dalam beberapa tahun terakhir, penderita TB mengalami penurunan, namun Anda harus tetap waspada terhadap penyakit ini. Penderita TB bisa terlihat dengan pengecilan otot, penurunan berat badan, dan kulit terkelupas kering. Penyakit ini membuat penderita sulit bernapas dan menghasilkan dahak hijau atau seringkali disertai darah. Siapa pun yang hidup dengan penderita TB juga harus diobati untuk mencegah infeksi penyakit. Orang dapat membawa virus TB selama bertahun-tahun tanpa pernah mengembangkan TB.

SARS

 

Gejala-gejala sindrom pernapasan akut parah atau SARS, termasuk demam tinggi, sakit kepala, dan batuk yang bisa berkembang menjadi pneumonia. Virus SARS menyebar dari orang ke orang melalui transmisi droplet dari orang yang terinfeksi ke selaput lendir dari orang lain. Infeksi ini dikenal sebagai infeksi yang berhubungan dekat, karena dapat kontak dengan orang lain dalam jarak kurang dari 3 meter. Pada 2003, sekira 8.000 orang di seluruh dunia mengembangkan SARS, dan menurut Organisasi Kesehatan Dunia, lebih dari 700 orang tewas.

Bronkitis

 

Sering disebut sebagai infeksi dada dingin atau pernapasan atas, bronkitis memengaruhi perokok, dan non-perokok. Ditandai dengan tebal, lendir kuning dan kadang-kadang hijau-kebiruan. Batuk dari infeksi paru-paru ini dapat berlangsung selama beberapa pekan. Batuk dari bronkitis kronis dapat bertahan hingga dua tahun. Bronkitis kronis juga merupakan salah satu dari tiga gangguan paru-paru yang membentuk diagnosis PPOK atau penyakit paru obstruktif kronik.

Pneumonia

 

Pneumonia sering dimulai sebagai efek dari flu. Orang dengan fungsi paru-paru dikompromikan berisiko sangat tinggi untuk pengembangan pneumonia. Gejala radang paru-paru ini termasuk demam tinggi, sesak napas, napas yang menyakitkan, menggigil, dan batuk. Bakteri yang menyebabkan radang tenggorokan juga dikaitkan dengan bakteri pneumonia, bentuk paling umum dari infeksi paru-paru. (ind)

 

(tty)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini