Tingkatkan Pelayanan, RSUD Depok Miliki 18 Dokter Spesialis

Marieska Harya Virdhani, Jurnalis · Kamis 27 Februari 2014 16:58 WIB
https: img.okezone.com content 2014 02 27 482 947579 SbPW3KqKQA.jpg RSUD Depok (Foto: Marieska/Okezone)

RUMAH Sakit Umum Daerah (RSUD) di Depok di Kecamatan Sawangan terus berbenah. Meningkatnya pasien dari tahun ke tahun yang berobat jalan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok, membuat pihak manajemen rumah sakit milik pemerintah daerah itu harus bekerja lebih serius.

Tak hanya penunjang rumah sakit seperti fasilitas dan lainnya, pihak RSUD Kota Depok juga terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang ada saat ini.

“Untuk memberikan pelayanan yang baik kepada pasien tentu SDM nya juga harus baik. Dari itu kami akan meningkatkan kualitas SDM yang berada di RSUD,” ujar Direktur RSUD Depok drg Ernawati, Kamis (27/02/2014).

Pernyataan tersebut diungkapkan Erna saat pemaparan Forum OPD RSUD Kota Depok di Hotel Bumi Wiyata. Dalam pemaparannya, Ernawati juga memaparkan beberapa program kerja yang akan dilakukan pada 2015 mendatang.

“Setiap harinya pasien yang berkunjung ke RSUD Depok mencapai 300 orang, mereka harus kami layani dengan baik. Mereka datang dari berbagai wilayah di Depok bahkan ada yang dari luar Depok,” katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan, RSUD semula hanya memiliki delapan dokter spesialis, namun saat ini telah berkembang menjadi 18 dokter spesialis. Bahkan, di tahun ini juga pihak RSUD akan menambah satu dokter spesialis kulit dan kelamin.

“Fasilitas itu tentunya mengikuti pembangunan, karena akan menjadi persoalan juga ketika fasilitasnya siap akan tetapi pembangunannya tidak ada. Intinya kami ingin mengedepankan mutu dan pelayanan,” jelasnya.

Ketika ditanya terkait rencana lanjutan pembangunan Gedung F RSUD yang sempat terhenti, ia menjelaskan di tahun ini ada anggaran untuk melanjutkan pembangunan Gedung F tersebut. “Tahun ini dilanjutkan, namun nominalnya kami belum tahu pasti, itu bisa ditanya langsung ke instansi terkait,” ungkapnya.

Forum OPD yang dihadiri steakholder dan beberapa lembaga seperti LPM dan lainnya menghadirkan narasumber dari Kementerian Kesehatan dan KCU BPJS Cabang Bogor. Dalam kesempatan itu, dikupas pula terkait Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) oleh perwakilan Kemenkes dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kabupaten Bogor.

(ind)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini